Konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan resep obat ini. GRATIS

Gratis konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan resep obat ini
Sporanox 100 mg Kapsul merupakan obat dengan kandungan zat aktif Itraconazole / Itrakonazol 100 mg dalam bentuk kapsul yang mempunyai efek kerja sebagai obat kandidosis vulvovagina, pencegahan berulangnya kandidosis vulvovagina, kandidosis oral, tinea cruris (kurap lipat paha) atau tinea corporis (kurap pada badan), tinea pedis (kutu air) atau tinea manum (seperti kutu air tapi pada tangan), tinea capitis (kurap kulit kepala), onikomikosis (penyakit kuku yang disebabkan oleh jamur), pityriasis versicolor (panu), keratitis fungal (radang selaput bening mata/kornea yang disebabkan oleh jamur), mikosis sistemik/dalam, bastomikosis & parakoksidioidomikosis, sporotrikosis, & histoplasmosis, aspergilosis, dermatomikosis, & kriptokokkosis non meningeal .
Hati-hati Sporanox padadengan riwayat penyakit hati atau ginjal, (Detail informasi dalam kolom perhatian).
Apabila tidak terjadi perbaikan atau terdapat efek samping segera hubungi dokter.!
Tipe Produk
Itraconazole / Itrakonazol 100 mg.
Lihat Selengkapnya  
Kandidosis vulvovagina, pencegahan berulangnya kandidosis vulvovagina, kandidosis oral, Tinea cruris (kurap lipat paha) atau Tinea corporis (kurap pada badan), Tinea pedis (kutu air) atau Tinea manum (seperti kutu air tapi pada tangan), Tinea capitis (kurap kulit kepala), onikomikosis (penyakit kuku yang disebabkan oleh jamur), Pityriasis versicolor (panu), keratitis fungal (radang selaput bening mata/kornea yang disebabkan oleh jamur), mikosis sistemik/dalam,Blastomikosis, Parakoksidioidomikosis,Sporotrikosis, Histoplasmosis,Aspergilosis, Dermatomikosis, Kriptokokkosis non meningeal .
Dosis
- Kandidosis vulvovagina : 2 kali sehari 2 kapsul selama sehari atau 2 kapsul sekali sehari selama 3 hari.
- Pencegahan berulangnya kandidosis vulvovagina : 2 kapsul sebagai dosis tunggal tiap bulan pada hari pertama menstruasi.
- Kandidosis oral : 1 kapsul sehari selama 15 hari.
- Tinea cruris/Tinea corporis : 1 kapsul sekali sehari selama 15 hari.
- Tinea pedis/Tinea manum : 1 kapsul sekali sehari selama 30 hari.
- Tinea capitis : 1 kapsul sekali sehari selama 4-8 minggu.
- Onikomikosis : 1 kapsul sekali sehari selama 3-6 bulan.
- Panu : 2 kapsul sekali sehari selama 5-7 hari.
- Keratitis fungal : 2 kapsul sekali sehari selama 3 minggu.
- Kriptokokkosis non meningeal : 2 kapsul sekali sehari selama 2 bulan - 1 tahun.
- Mikosis sistemik/dalam : 2 kapsul sekali sehari, bisa ditingkatkan menjadi 2 kapsul 2 kali sehari.
- Dermatomikosis : 1 kapsul sekali sehari selama 15 hari.
- Aspergilosis : 2 kapsul sekali sehari selama 2-5 bulan.
- Penebalan kulit karena jamur : 1 kapsul sehari selama 30 hari.
- Histoplasmosis : 2 kapsul sekali atau 2 kali sehari selama 8 bulan.
- Sporotrikosis : 1 kapsul sekali sehari selama 3 bulan.
- Parakoksidioidomikosis : 1 kapsul sekali sehari selama 3 bulan.
- Blastomikosis : 1-2 kapsul sekali-dua kali sehari selama 6 bulan.
Efek Samping
Kontra Indikasi
Hamil, hipersensitifitas.
Perhatian
Menyusui, riwayat penyakit hati atau ginjal, anak-anak, asiditas lambung turun.
Interaksi obat :
- Rifampisin dan Fenitoin mengurangi bioavailabilitas oral Itrakonazol.
- Menghambat metabolisme Warfarin, Digoksin, Terfenadin, Siklosporin A, Astemizol, Cisaprid, Midazolam dan Triazolam oral.
Cara Penyimpanan
Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Sediaan
Informasi Kemasan
Nomor Izin Edar (NIE)
DKL1124402501A1
Pabrik Farmasi