nothing
Penyebab, gejala, diagnosa, mengobati kanker paru
nothing
Medicastore
Kanker Paru

Kanker_Paru 1.JPG

Sumber : http://uvahealth.com

 
DEFINISI

Kanker paru adalah tumor ganas paru primer yang berasal dari saluran napas atau epitel bronkus. Terjadinya kanker ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal, tidak terbatas, dan merusak sel-sel jaringan yang normal. Proses keganasan pada epitel bronkus didahului oleh masa pra kanker. Perubahan pertama yang terjadi pada masa prakanker disebut metaplasia skuamosa yang ditandai dengan perubahan bentuk epitel dan menghilangnya silia .

PENYEBAB

Seperti umumnya kanker yang lain, penyebab yang pasti dari kanker paru belum diketahui, tapi paparan atau inhalasi berkepanjangan suatu zat yang bersifat karsinogenik merupakan faktor penyebab utama disamping adanya faktor lain seperti kekebalan tubuh, genetik, dan lain-lain

FAKTOR RISIKO

a. Merokok
Merokok merupakan faktor yang berperan paling penting, yaitu 85% dari seluruh kasus. Rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia, diantaranya telah diidentifikasi dapat menyebabkan kanker. Kejadian kanker paru pada perokok dipengaruhi oleh usia mulai merokok, jumlah batang rokok yang diisap setiap hari, lamanya kebiasaan merokok, dan lamanya berhenti merokok.

b. Perokok pasif
Semakin banyak orang yang tertarik dengan hubungan antara perokok pasif, atau mengisap asap rokok yang ditemukan oleh orang lain di dalam ruang tertutup, dengan risiko terjadinya kanker paru. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pada orang-orang yang tidak merokok, tetapi mengisap asap dari orang lain, risiko mendapat kanker paru meningkat dua kali. Diduga ada 3.000 kematian akibat kanker paru tiap tahun di Amerika Serikat terjadi pada perokok pasif.

c. Polusi udara
Kematian akibat kanker paru juga berkaitan dengan polusi udara, tetapi pengaruhnya kecil bila dibandingkan dengan merokok kretek. Kematian akibat kanker paru jumlahnya dua kali lebih banyak di daerah perkotaan dibandingkan dengan daerah pedesaan. Bukti statistik juga menyatakan bahwa penyakit ini lebih sering ditemukan pada masyarakat dengan kelas tingkat sosial ekonomi yang paling rendah dan berkurang pada mereka dengan kelas yang lebih tinggi. Hal ini, sebagian dapat dijelaskan dari kenyataan bahwa kelompok sosial ekonomi yang lebih rendah cenderung hidup lebih dekat dengan tempat pekerjaan mereka, tempat udara kemungkinan besar lebih tercemar oleh polusi. Suatu karsinogen yang ditemukan dalam udara polusi (juga ditemukan pada asap rokok) adalah 3,4 benzpiren.

d. Paparan zat karsinogen
Beberapa zat karsinogen seperti asbestos, uranium, radon, arsen, kromium, nikel, polisiklik hidrokarbon, dan vinil klorida dapat menyebabkan kanker paru. Risiko kanker paru di antara pekerja yang menangani asbes kira-kira sepuluh kali lebih besar daripada masyarakat umum. Risiko kanker paru baik akibat kontak dengan asbes maupun uranium meningkat kalau orang tersebut juga merokok.

e. Diet
Beberapa penelitian melaporkan bahwa rendahnya konsumsi terhadap betakarotene, selenium, dan vitamin A menyebabkan tingginya risiko terkena kanker paru.

 

Penyebab gangguan paru :polusi udara

Gambar polusi udara

Sumber : http://medicastore.com/

GEJALA

Gejala-gejala klinis dapat bersifat:

  • Lokal (tumor tumbuh setempat): Batuk baru atau lebih hebat pada batuk kronis, Hemoptisis (batuk darah), Mengi, dan kadang terdapat kavitas seperti abses
  • Invasi lokal: Nyeri dada, Dispnea (sesak nafas) karena efusi pleura
  • Gejala penyakit kanker paru sudah bermetastasis (menyebar): Biasa akan bermetastasis ke otak, tulang, hati, adrenal (timbul gangguan pada fungsi organ tsb), dan limfadenopati servikal (sering menyertai saat terjadi metastasis)

Gejala kanker paru tergantung dari jenis, lokasi dan cara penyebaran kanker. Salah satu gejala yang paling sering terjadi adalah batuk yang menetap, atau pada orang yang memiliki batuk kronis, adanya perubahan dari karakteristik batuk.

Beberapa orang mengalami batuk darah atau adanya bercak darah pada dahak (hemoptisis). Pada kasus yang jarang, kanker paru tumbuh mengenai pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan hebat. Gejala kanker paru lain yang tidak spesifik antara lain, hilangnya nafsu makan, turunnya berat badan, rasa lelah, nyeri dada, dan kelemahan.

gejala gangguan paru : batuk berdarah

Batuk Darah

Sumber : http://medicastore.com

DIAGNOSA
  • AnamnesisAnamnesis yang lengkap serta pemeriksaan fisik merupakan kunci untuk diagnosis tepat, Keluhan dan gejala klinis permulaan merupakan tanda awal penyakit kanker paru. Batuk disertai dahak yang banyak dan kadang-kadang bercampur darah, sesak nafas dengan suara pernafasan nyaring (wheezing), nyeri dada, lemah, berat badan menurun, dan anoreksia merupakan keadaan yang mendukung. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan pada pasien tersangka kanker paru adalah faktor usia, jenis kelamin, keniasaan merokok, dan terpapar zat karsinogen yang dapat menyebabkan nodul soliter paru.
  • Pemeriksaan Fisik  

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menemukan kelainan-kelainan berupa perubahan bentuk dinding toraks dan trakea, pembesaran kelenjar getah bening dan tanda-tanda obstruksi parsial, infiltrat dan pleuritis dengan cairan pleura.

  • Pemeriksaan laboratorium

Kerusakan pada paru dapat dinilai dengan pemeriksaan faal paru atau pemeriksaan analisis gas.

  • Radiologi 

Pemeriksaan radiologi adalah pemeriksaan yang paling utama dipergunakan untuk mendiagnosa kanker paru. Kanker paru memiliki gambaran radiologi yang bervariasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan keganasan tumor dengan melihat ukuran tumor, kelenjar getah bening, dan metastasis ke organ lain.Pemeriksaan radiologi dapat dilakukan dengan metode tomografi komputer.

 

foto rontgen yang menunjukkan sebuah tumor pada paru-paru

 

Gambar foto rontgen yang menunjukkan sebuah tumor pada paru-paru (ditandai dengan panah)

Sumber :wikipedia.org

 

  • CT (Computed Tomography) scan

CT scan dapat memperlihatkan tumor kecil yang mungkin tidak terlihat dengan rontgen dada dan juga dapat memperlihatkan apakah terdapat pembesaran kelenjar getah bening. Teknik terbaru seperti PET (Positron Emission Tomography) meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi kanker yang kecil.  

  • Sitologi

Sitologi merupakan metode pemeriksaan kanker paru yang mempunyai nilai diagnostik yang tinggi dengan komplikasi yang rendah. Pemeriksaan sitologi dapat menunjukkan gambaran perubahan sel, baik pada stadium prakanker maupun kanker

  • Bronkoskopi

Bronkoskopi akan lebih mudah dilakukan pada tumor yang letaknya di sentral. Tumor yang letaknya di perifer sulit dicapai oleh ujung bronkoskop.

  • Biopsi Transtorakal

Biopsi aspirasi jarum halus transtorakal banyak digunakan untuk mendiagnosis tumor pada paru terutama yang terletak di perifer. Dalam hal ini diperlukan peranan radiologi untuk menentukan ukuran dan letak, juga menuntun jarum mencapai massa tumor.

PENGOBATAN

Berbagai terapi dilakukan untuk mengobati kanker paru, seperti pembedahan, kemoterapi, dan terapi radiasi. Pemberian terapi ditentukan berdasarkan jenis, lokasi, dan beratnya kanker paru, apakah kanker telah menyebar atau tidak, serta keadaan umum penderita.

Pembedahan

Pembedahan merupakan terapi pilihan untuk kanker paru yang belum menyebar (stadium awal), kecuali pada kanker paru jenis sel kecil stadium awal yang bersifat agresif, sehingga membutuhkan kemoterapi dan terapi radiasi. Pembedahan juga tidak memungkinkan untuk dilakukan jika kanker telah menyebar keluar paru, kanker terlalu dekat dengan trakea, atau jika penderita memiliki kondisi serius lainnya, seperti penyakit jantung berat.

Pembedahan untuk mengobati kanker paru dapat dilakukan dengan cara :

 

jenis pembedahan/operasi pada paru-paru

Gambar jenis - jenis pembedahan/operasi pada paru-paru

 Sumber :www.scribd.com


a. Wedge Resection,

yaitu melakukan pengangkatan bagian paru yang berisi tumor, bersamaan dengan margin jaringan normal.


b. Lobectomy,

yaitu pengangkatan keseluruhan lobus dari satu paru.


c. Pneumonectomy,

yaitu pengangkatan paru secara keseluruhan. Hal ini dilakukan jika diperlukan dan jika pasien memang sanggup bernafas dengan satu paru.

Sebelum pembedahan, dilakukan pemeriksaan fungsi paru untuk menentukan apakah paru-paru yang tersisa setelah pembedahan masih dapat menjalankan fungsinya dengan baik untuk bernafas dan menyediakan cukup oksigen. Jika hasilnya jelek, maka pembedahan tidak mungkin dilakukan.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi juga dapat diberikan untuk orang-orang yang tidak mau dioperasi atau tidak dapat dilakukan operasi karena kondisi tertentu, misalnya memiliki sakit jantung berat atau kanker telah menyebar. Meskipun terapi radiasi dilakukan untuk mengobati kanker, pada beberapa orang terapi radiasi mungkin hanya dapat mengecilkan kanker sebagian atau memperlambat pertumbuhannya. 

Kemoterapi

Kemoterapi terkadang dikombinasi dengan terapi radiasi, terutama pada kanker paru jenis sel kecil yang bersifat agresif dan seringkali sudah menyebar ke bagian lain tubuh pada saat terdiagnosa. Kemoterapi dapat memperpanjang tingkat kelangsungan hidup pada orang-orang dengan kanker paru stadium lanjut. Tanpa terapi, rata-rata tingkat kelangsungan hidup penderita hanya 6-12 minggu.

Terapi Lainnya

Ada juga terapi yang secara spesifik terfokus ke tumor paru dengan menggunakan agen biologis (targeted teraphy). Penelitian juga telah mengidentifikasi protein-protein pada sel-sel kanker dan pembuluh darah yang mensuplai sel-sel kanker. Protein-protein ini diduga berperan dalam mengatur dan mendorong pertumbuhan kanker dan juga penyebarannya. Berbagai obat dibuat untuk secara spesifik bekerja pada protein abnormal ini dan juga berpotensi untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. 

PENCEGAHAN

Kanker paru merupakan salah satu kanker yang mematikan, tetapi juga merupakan salah satu kanker yang paling dapat dicegah, yaitu dengan tidak merokok. Seseorang yang berhenti merokok, setelah sepuluh tahun bebas rokok, risiko kematian akibat kanker paru akan turun sampai seperti ia tidak pernah merokok.

Selain itu, pencegahan terjadinya kanker paru dapat dilakukan dengan cara menghindari paparan terhadap bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan kanker, misalnya gas radon, asap rokok (perokok pasif), polusi udara (asap kendaraan bermotor atau asap pabrik), dan bahan karsinogen lainnya, seperti asbes, klorometil eter, arsen, nikel, gas mustard, dan lain-lain.

REFERENSI

- H, Waun Ki. T, Anne S. Lung Cancer. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

- T, Anne S. Lung Carcinoma. The Merck Manual. 2013.

- S, Andrew. Lung Cancer. 2011.

- https://bahankedokteran.wordpress.com.2012

- www.scribd.com.2014

- www.wikipedia.com.2014

 

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Kecemasan Berpisah (Separation Anxiety)
Kecemasan Berpisah (Separation Anxiety)

Deskripsi : Dengan berkembangnya kemampuan intelektual dan
Baca selengkapnya »

Peradangan Pada Penis
Peradangan Pada Penis

Deskripsi : Peradangan pada penis merupakan peradangan
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

AMOBIOTIC SYRUP 125 MG

Sirup 125 mg/5 ml x 60 ml.

DOXACIN CAPSULE

Kapsul 100 mg x 3 x 10's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com