Mengenal Acyclovir, Antivirus yang Sering Digunakan Untuk Mengobati Herpes

Herpes merupakan salah satu penyakit yang menyerang kulit dan dapat disembuhkan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah menggunakan antivirus untuk mengobati herpes seperti Acyclovir. Obat ini berbentuk salep, krim, dan tablet, fungsi utamanya adalah mengobati infeksi virus saat herpes.

 

Acyclovir sendiri termasuk jenis obat yang dapat digunakan segala usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Namun penggunaannya harus tetap di bawah pengawasan dokter, terutama jika Anda mengonsumsi dalam bentuk tablet. Tujuannya supaya dosis pengobatan tepat dan tidak berlebih.

 

Kenali Antivirus Untuk Mengobati Herpes Acyclovir dan Manfaatnya

 

Mengenal penyakit Herpes

 

Acyclovir merupakan obat antivirus untuk mengobati herpes yang masuk dalam golongan adenosin. Dengan obat ini Anda dapat mengatasi berbagai infeksi herpes mulai dari simpleks, cacar air, cacar api, herpes genital, bahkan ensefalitis. Selain itu Acyclovir juga memiliki banyak manfaat lain seperti berikut.

 

  1. Mengobati Infeksi Virus Varisela Zoster

 

Manfaat pertama dari Acyclovir adalah mampu mengobati infeksi yang disebabkan oleh infeksi virus Varisela Zoster. Virus ini merupakan penyebab utama ketika Anda mengalami cacar air atau dalam medis dikenal sebagai Varicella. Ciri utama penyakit ini adalah munculnya ruam berisi cairan di kulit.

 

  1. Mengobati Infeksi Herpes Simpleks

 

Berikutnya antivirus untuk mengobati herpes Acyclovir juga bisa mengatasi infeksi herpes simpleks. Penyakit ini bisa menular dengan mudah karena kontak kulit seperti bersentuhan atau berciuman. Berbeda dengan Varicella, biasanya pasien herpes simpleks mengalami kulit kering dengan kulit melepuh.

 

  1. Mengobati Herpes Zoster

 

Herpes zoster atau cacar api merupakan penyakit pada saraf dan kulit yang juga disebabkan oleh virus Varisela Zoster. Penderita penyakit ini umumnya akan merasakan sensasi terbakar dan panas pada area kulit. Untuk mengobatinya Anda bisa menggunakan obat berbentuk salep atau krim.

 

  1. Mengobati Herpes Kelamin

 

Selanjutnya dengan menggunakan Acyclovir Anda juga bisa mengobati herpes kelamin atau genital. Penyakit ini masuk kategori penyakit menular seksual, jadi penyebabnya adalah kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi. Ciri-cirinya adalah muncul gatal, nyeri, dan luka di area genital.

 

Pada dasarnya Acyclovir merupakan antivirus yang dapat digunakan untuk membantu agar luka herpes lebih cepat sembuh. Selain itu penggunaan obat yang sesuai dengan anjuran dokter juga dapat mencegah terbentuknya luka baru pada area lain di kulit.

 

Dosis dan Cara Penggunaan Acyclovir, Antivirus Untuk Mengobati Herpes

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Acyclovir merupakan obat yang bentuk fisiknya dibedakan menjadi 3 yaitu krim, salep, dan tablet. Anda bisa menggunakan salah satu sesuai dengan kebutuhan dan anjuran dokter. Berikut penjelasan lebih rinci tentang dosis dan cara penggunaan obat antivirus ini.

 

1. Tablet Antivirus Untuk Mengobati Herpes

 

Jenis pertama yaitu tablet, dapat digunakan untuk pasien dengan kondisi herpes simplex, cacar air, dan cacar ular. Mengenai dosisnya dibedakan berdasarkan dengan kondisi fisik serta usia pasien. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan dan ditelan secara utuh menggunakan air putih.

 

Sebelum mengonsumsi Acyclovir pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal dan hati secara rutin. Selain itu selama mengonsumsi obat ini pastikan untuk meminum banyak cairan seperti air putih. Untuk aturan dosis obat secara lebih rinci, ikuti anjuran dokter.

 

2. Krim Antivirus Untuk Mengobati Herpes

 

Jenis berikutnya yaitu krim dan dapat digunakan untuk pasien dengan kondisi herpes simpleks. Cara penggunaan dan aturan mengenai dosis Acyclovir krim lebih sederhana dibandingkan dengan jenis tablet. Anda hanya perlu mengoleskan krim secara tipis pada area yang mengalami infeksi.

 

Mengenai frekuensi penggunaan krim, untuk orang dewasa biasanya sebanyak 4-6 kali dalam sehari. Lakukan hal tersebut secara konsisten selama 10 hari hingga luka pada kulit mulai membaik. Sedangkan penggunaan krim untuk pasien anak-anak biasanya ditentukan oleh dokter yang menangani.

 

3. Salep Antivirus Untuk Mengobati Herpes

 

Jenis Acyclovir yang terakhir adalah salep, penggunaannya juga sangat mudah yaitu dioleskan pada area kulit yang terinfeksi. Supaya luka tersebut lekas sembuh, oleskan  setiap 3 jam sekali. Namun aturan penggunaan ini hanya berlaku untuk pasien dengan usia dewasa.

 

Jika pasien herpes simpleks merupakan anak-anak dengan usia di bawah 12 tahun, maka dosisnya harus ditentukan oleh dokter. Hal ini karena penggunaan salep secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

 

Berbagai jenis Acyclovir di atas dapat Anda temukan di apotek online Medicastore. Tapi perlu diingat bahwa obat ini termasuk dalam golongan keras, sehingga Anda hanya bisa membeli dengan resep dokter. Jadi pastikan Anda melakukan konsultasi dahulu sebelum pergi ke apotek untuk membeli obat.

 

Efek Samping Acyclovir yang Harus Anda Tahu!

 

Seperti obat pada umumnya, Acyclovir juga memiliki beberapa efek samping yang mungkin muncul setelah digunakan. Umumnya pasien akan merasakan sakit kepala, diare, mual, atau muntah. Tetapi ada beberapa yang bahkan mengalami efek samping serius seperti berikut.

 

  1. Perubahan Urine

 

Efek samping pertama yang wajib diwaspadai adalah ketika Anda mengalami perubahan urine. Perubahan ini meliputi jumlah yang dikeluarkan serta warnanya yang bisa menjadi lebih pekat bahkan mengeluarkan darah.

 

  1. Demam Tinggi

 

Efek samping parah berikutnya yang mungkin muncul setelah mengonsumsi Acyclovir adalah mengalami demam tinggi. Hal ini bahkan bisa menyebabkan pasien kejang karena suhu tubuh terus meningkat. Tidak perlu menunggu sampai parah, jika gejala ini muncul segera kunjungi dokter terdekat.

 

  1. Sakit Perut Parah

 

Sakit perut parah juga termasuk salah satu efek samping dari penggunaan Acyclovir yang wajib Anda waspadai. Sakit pada perut ini bisa disertai dengan rasa kembung, mual, muntah atau diare yang tidak kunjung sembuh.

 

  1. Gangguan Penglihatan

 

Perlu diketahui bahwa dengan menggunakan Acyclovir Anda juga bisa mengalami efek samping berupa gangguan penglihatan. Gangguan di sini bisa berupa pandangan menjadi kabur atau kesulitan untuk fokus saat melihat sesuatu.

 

  1. Hilang Keseimbangan dan Kesadaran

 

Terakhir, efek samping yang sangat parah setelah menggunakan obat Acyclovir adalah terjadinya hilang keseimbangan dan kesadaran. Hal ini biasanya diawali dengan detak jantung yang tidak teratur, kesulitan berbicara, serta kelelahan ekstrim.

 

Jika Anda sudah mengalami salah satu dari efek samping di atas, sebaiknya segera hentikan penggunaan obat. Lakukan konsultasi dengan dokter dan sampaikan tentang berbagai efek samping yang dialami untuk merubah dosis atau jenis obat yang digunakan.

 

Yang perlu diingat, penggunaan Acyclovir sebaiknya berdasarkan petunjuk dari dokter. Bila Anda membutuhkan obatnya,  kunjungi saja apotek online Medicastore. Di sini Anda bisa mendapatkan beragam produk kesehatan, termasuk obat Acyclovir.

 

Jadi melalui Medicastore Anda tidak perlu repot-repot lagi keluar rumah untuk melakukan konsultasi dan pembelian obat. Pembayaran juga bisa Anda lakukan dengan sangat mudah, menggunakan BCA Virtual Account atau Gopay. Setelah itu Anda hanya perlu menunggu obat antivirus untuk mengobati herpes datang.