Makan sebelum fajar sering dianggap sepele oleh sebagian orang yang masih mengantuk. Padahal, manfaat makan sahur berfungsi menjaga kadar glukosa darah tetap stabil seharian. Asupan ini menjadi modal energi utama agar tubuh tidak lemas.
Panduan International Diabetes Federation menekankan bahwa nutrisi pra-puasa efektif mencegah risiko gula darah drop. Strategi ini melindungi massa otot dari penyusutan akibat lapar. Anda pun bisa tetap produktif bekerja tanpa gangguan konsentrasi parah.
8 Manfaat Makan Sahur Saat Puasa untuk Kesehatan Tubuh

Makan sahur berperan sebagai fondasi utama energi tubuh saat berpuasa seharian. Aktivitas metabolisme tetap berjalan lancar tanpa gangguan lemas berlebihan. Beragam dampak positif kesehatan fisik dapat dirasakan tubuh melalui rutinitas makan sebelum fajar ini.
1. Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil
Asupan gizi sebelum imsak sangat vital untuk mencegah penurunan drastis glukosa darah saat siang hari. Tubuh membutuhkan cadangan energi yang cukup agar tidak mengalami kondisi hipoglikemia yang sering menyebabkan pusing mendadak.
Konsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum atau beras merah membantu pelepasan gula secara perlahan ke dalam darah. Proses pencernaan yang lambat ini memastikan pasokan energi tetap stabil tanpa lonjakan yang berbahaya.
Ketersediaan cadangan glukosa yang terjaga membuat aktivitas fisik tetap bisa dilakukan secara normal hingga waktu berbuka. Rasa lemas yang biasanya muncul pada sore hari dapat diminimalisir dengan strategi makan tepat.
2. Mencegah Hilangnya Massa Otot Tubuh
Tubuh akan mencari sumber energi alternatif dari protein otot jika cadangan makanan habis terlalu cepat. Salah satu manfaat makan sahur adalah menyediakan asam amino esensial yang melindungi jaringan otot dari kerusakan.
Asupan protein berkualitas tinggi seperti telur atau daging ayam membantu menstimulasi pembentukan jaringan otot baru selama puasa. Mekanisme ini mencegah tubuh memecah serat otot sendiri demi memenuhi kebutuhan energi harian.
Keseimbangan nitrogen dalam tubuh tetap terjaga positif sehingga kekuatan fisik tidak menurun drastis saat beraktivitas berat. Perlindungan massa otot ini sangat penting bagi mereka yang tetap rutin berolahraga selama Ramadan.
3. Meningkatkan Fokus dan Fungsi Kognitif Otak
Otak memerlukan suplai glukosa yang konstan agar kemampuan berpikir dan konsentrasi tetap tajam seharian. Melewatkan waktu makan pagi buta sering kali memicu penurunan kewaspadaan serta respon mental yang melambat drastis.
Sebuah penelitian dalam jurnal Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa makan sahur yang terlambat secara signifikan mempertahankan waktu reaksi kognitif. Subjek yang makan mendekati imsak memiliki tingkat kesalahan lebih rendah dibandingkan yang tidak.
Strategi pengaturan waktu makan ini sangat efektif menjaga performa kerja mental tetap optimal hingga sore hari. Rasa kantuk berlebih dan hilangnya fokus saat bekerja dapat diatasi dengan asupan nutrisi tepat.
4. Menetralkan Asam Lambung Secara Alami
Membiarkan perut kosong terlalu lama memicu akumulasi asam lambung yang dapat mengiritasi dinding pencernaan secara serius. Kondisi ini sering menyebabkan rasa nyeri ulu hati serta mual hebat pada siang hari.
Keberadaan makanan dalam lambung berfungsi sebagai bantalan alami yang menetralkan tingginya kadar keasaman cairan pencernaan tersebut. Risiko terkena gangguan GERD atau maag akut dapat ditekan secara efektif melalui pola makan ini.
Proses pencernaan yang berjalan teratur membantu menjaga ritme pergerakan usus agar tetap normal dan sehat. Rasa tidak nyaman akibat perut kembung atau begah pun bisa dihindari selama menjalankan ibadah puasa.
5. Mencegah Dehidrasi Selama Seharian Berpuasa
Dehidrasi menjadi tantangan terbesar saat tidak ada asupan cairan masuk selama lebih dari dua belas jam. Inilah manfaat makan sahur yang krusial sebagai kesempatan terakhir mengisi cadangan cairan tubuh sebelum imsak.
Konsumsi buah dan sayur yang kaya air seperti semangka atau mentimun membantu pelepasan cairan secara bertahap. Serat dalam makanan tersebut menahan air di pencernaan lebih lama dibandingkan hanya minum air putih.
Menghindari minuman berkafein seperti kopi sangat disarankan agar tubuh tidak membuang cairan terlalu cepat lewat urin. Strategi hidrasi yang tepat ini menjaga tubuh tetap segar dan terhindar dari rasa haus.
6. Membantu Mengontrol Berat Badan Ideal
Metabolisme tubuh cenderung melambat saat tidak ada makanan yang masuk dalam jangka waktu cukup lama. Memulai hari dengan asupan gizi seimbang justru menjaga mesin pembakaran kalori tetap bekerja secara efisien.
Sebuah tinjauan studi di jurnal Nutrition and Metabolism mengungkapkan bahwa distribusi protein yang baik saat sahur meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Hal ini efektif menekan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar berlebihan.
Dorongan untuk makan berlebihan alias kalap saat berbuka puasa dapat dikendalikan jika perut tidak terlalu kosong. Pola makan teratur ini sangat membantu mereka yang ingin menurunkan berat badan selama Ramadan.
7. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat dalam Darah
Perubahan sumber energi dari glukosa ke cadangan lemak tubuh terjadi saat berpuasa dengan benar. Manfaat makan sahur membantu mengatur proses pembakaran lemak ini agar berjalan optimal tanpa membebani kerja organ hati.
Penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol total dan LDL pada mereka yang menjalankan puasa dengan pola sehat. Tubuh secara alami membersihkan pembuluh darah dari tumpukan plak lemak selama fase istirahat makan.
Peningkatan kadar kolesterol baik atau HDL juga sering teramati sebagai dampak positif dari perbaikan profil lemak darah. Risiko penyakit jantung koroner dapat diminimalisir melalui mekanisme perbaikan metabolisme lemak yang alami.
8. Memperkuat Sistem Imun dan Perbaikan Sel
Puasa memicu proses autophagy di mana sel-sel tubuh membersihkan komponen rusak dan menggantinya dengan yang baru. Asupan nutrisi yang cukup sebelum fajar memastikan tubuh memiliki energi untuk menjalankan regenerasi seluler.
Sistem kekebalan tubuh mengalami peremajaan karena sel darah putih yang tua dihancurkan dan diganti sel baru. Proses daur ulang sel ini sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.
Penurunan tingkat peradangan kronis dalam tubuh terjadi seiring dengan perbaikan mekanisme pertahanan diri secara biologis. Tubuh menjadi lebih tangguh melawan infeksi virus maupun bakteri berkat sistem imun yang lebih segar.
Maksimalkan Manfaat Makan Sahur dengan Suplemen Terbaik di Medicastore
Menjaga asupan gizi sebelum imsak sangat efektif untuk menstabilkan energi tubuh sepanjang hari berpuasa. Strategi ini ampuh melindungi massa otot dari risiko penyusutan serta mencegah dehidrasi saat cuaca terik. Fokus kerja harian pun tetap terjaga optimal.
Optimalkan manfaat makan sahur dengan asupan suplemen dan vitamin berkualitas yang tersedia lengkap di apotek Medicastore. Anda dapat membandingkan harga dan memesannya secara online tanpa harus pergi keluar rumah. Hemat waktu berharga dengan layanan pengiriman seluruh Indonesia.
Segera lengkapi persediaan vitamin dan suplemen untuk puasa dengan mengunduh aplikasi resmi Medicastore melalui ponsel pintar Anda. Temukan berbagai kemudahan akses informasi kesehatan serta katalog produk kesehatan terlengkap hanya dalam satu genggaman. Belanja kebutuhan suplemen sekarang untuk menjaga stamina prima.
Referensi:
- https://idf.org/media/uploads/2024/07/IDF_DaR_Practical_Guidelines_Ramadan.pdf
- https://www.frontiersin.org/journals/nutrition/articles/10.3389/fnut.2024.1373799/full
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4258944/
- https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/jangan-lewatkan-sahur-ini-manfaatnya-bagi-kesehatan?srsltid=AfmBOoowgnqq29EAfjLszAhWY20F0McyLyDo29qmltnQNP0uOmYfSvQd
- https://ayosehat.kemkes.go.id/puasa-lancar-badan-tetap-sehat-dan-bugar
- https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2294/tips-puasa-untuk-penderita-diabetes
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7380785/