Do’s and Don’ts Saat Sedang Berjerawat agar Tidak Makin Meradang

Jerawat merupakan masalah kulit yang umum dialami berbagai kalangan usia. Meski tidak ada cara instan menghilangkannya, kebiasaan perawatan yang tepat dapat membantu mencegah kondisinya memburuk. Memahami panduan do and don’t jerawat penting agar langkah yang Anda lakukan mendukung pemulihan.

 

Jerawat bisa muncul kapan saja, setiap hari atau hanya pada waktu tertentu.  Kondisi ini tentunya dapat mempengaruhi kenyamanan dan rasa percaya diri. Jika Anda sedang berupaya mengendalikannya, penting untuk mengetahui langkah yang sebaiknya dilakukan dan yang perlu dihindari.

 

Kenali Do and Dont Jerawat untuk Perawatan yang Lebih Tepat

 

Dalam praktik sehari-hari, banyak orang tanpa sadar melakukan langkah yang justru memperparah kondisi jerawat. Memahami prinsip dasar perawatan kulit menjadi kunci agar upaya yang Anda lakukan benar-benar memberi hasil. Berikut ini beberapa do and don’t sebagai panduan:

 

1. Do: Kenali Pemicu Jerawat Anda

 

Memahami faktor yang memicu jerawat menjadi langkah awal yang penting dalam perawatan kulit. Pada banyak orang, kemunculan jerawat berkaitan dengan pola makan tertentu. Misalnya, konsumsi makanan tinggi gula atau lemak dapat memengaruhi produksi minyak berlebih dan memperparah peradangan.

 

Selain itu, perubahan hormon, tingkat stres, hingga paparan lingkungan juga bisa menjadi pemicu. Dengan mengenali pola yang terjadi pada kulit, penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah. Pendekatan ini membantu menerapkan prinsip do and don’t jerawat secara lebih tepat sesuai kebutuhan kulit.

 

2. Do: Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut

 

Membersihkan wajah secara teratur dengan pembersih yang tidak abrasif membantu menjaga keseimbangan kulit. Anda disarankan mencuci wajah satu hingga dua kali sehari menggunakan air hangat, terutama setelah berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan.

 

Melansir Banner Health, perawatan dasar ini dapat dilengkapi dengan pembersih yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat atau benzoil peroksida dalam kadar ringan. Pastikan bahan aktif tidak terlalu tinggi karena beresiko iritasi, sehingga pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit Anda.

 

3. Do: Gunakan Obat Jerawat Secara Tepat

 

Perawatan jerawat sebaiknya tidak hanya berfokus pada bagian yang terlihat, tetapi juga pada area kulit yang rentan mengalami masalah serupa. Mengoleskan obat jerawat secara merata pada bagian wajah yang mudah berjerawat dapat membantu mencegah kemunculan baru.

 

Pilihan terapi dapat berupa obat topikal seperti retinoid, benzoil peroksida, atau antibiotik tertentu, serta obat oral sesuai rekomendasi tenaga medis. Penerapan langkah ini merupakan bagian penting dari do and don’t jerawat karena membantu mengendalikan kondisi kulit secara menyeluruh.

 

4. Do: Gunakan Kompres Dingin untuk Meredakan Peradangan

 

Kompres dingin dapat membantu menenangkan area yang meradang dan mengurangi pembengkakan di sekitar jerawat. Anda dapat menempelkan es batu yang dibungkus kain bersih selama sekitar satu menit pada bagian kulit yang meradang.

 

Suhu dingin bekerja mempersempit pembuluh darah sehingga aliran darah ke area tersebut berkurang dan peradangan mereda. Meski efeknya berbeda pada setiap orang, metode ini cukup aman selama dilakukan dengan durasi wajar. Hindari kontak es secara langsung dalam waktu lama untuk mencegah iritasi.

 

5. Do: Jaga Hidrasi Tubuh dan Kulit

 

Kebutuhan cairan yang terpenuhi berperan dalam menjaga elastisitas kulit dan mendukung proses regenerasi sel. Hidrasi yang baik membantu kulit mempertahankan fungsi pelindung alaminya sehingga lebih tahan terhadap bakteri dan faktor lingkungan.

 

Ketika tubuh memperoleh cukup cairan, keseimbangan kulit lebih terjaga dan risiko pori-pori tersumbat dapat berkurang. Kebiasaan sederhana ini sering diabaikan, padahal menjadi bagian penting dalam praktik do and don’t jerawat yang mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh.

 

6. Don’t: Mencuci Wajah Terlalu Sering

 

Jangan mencuci wajah terlalu sering saat berjerawat

 

Membersihkan wajah memang penting, namun frekuensi yang berlebihan justru dapat mengganggu keseimbangan alami kulit. Pencucian yang terlalu sering berpotensi menghilangkan minyak pelindung alami sehingga kulit menjadi kering, terasa tertarik, dan lebih mudah teriritasi.

 

Charleston Dermatology menyebutkan, kondisi ini dapat membuat kulit lebih rentan terhadap bakteri penyebab jerawat. Untuk menjaga kesehatan kulit, cukup bersihkan wajah pada pagi, malam hari, serta setelah berkeringat. Memahami batas tepat penting agar kulit tidak memicu tumbuhnya jerawat baru.

 

7. Don’t: Menutupi Jerawat dengan Riasan Berlebihan

 

Penggunaan riasan untuk menyamarkan jerawat perlu dilakukan secara bijak. Lapisan kosmetik yang terlalu tebal berisiko menyumbat pori-pori dan memicu masalah kulit yang berulang. Jika Anda memilih menggunakan riasan, gunakan produk berlabel non-komedogenik dan aplikasikan secukupnya.

 

Pertimbangkan juga riasan dengan bahan dasar mineral dan sebaiknya berupa bedak. Membersihkan kuas serta spons secara rutin juga penting untuk mencegah penumpukan minyak dan bakteri. Langkah sederhana ini membantu menerapkan do and don’t jerawat secara lebih konsisten dalam rutinitas harian.

 

8. Don’t: Mengabaikan Penggunaan Tabir Surya

 

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memperburuk kondisi kulit berjerawat dan meningkatkan risiko iritasi, terutama jika Anda menggunakan produk perawatan dengan bahan aktif seperti benzoil peroksida atau asam salisilat.

 

Banyak orang ragu memakai tabir surya karena khawatir kulit terasa berminyak, padahal perlindungan terhadap sinar UV tetap diperlukan pada seluruh area wajah. Pilih tabir surya bebas minyak dengan label non-komedogenik agar perlindungan tetap optimal tanpa memperberat kondisi kulit.

 

9. Don’t: Tidur dengan Riasan Masih Menempel

 

Membiarkan riasan menempel semalaman dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk kondisi kulit. Mungkin Anda lelah setelah beraktivitas seharian, namun, membersihkan wajah sebelum tidur wajib dilakukan demi mengangkat sisa kotoran, minyak, serta partikel polusi yang menempel sepanjang hari.

 

Jika Anda merasa terlalu lelah untuk mencuci wajah, gunakan tisu pembersih riasan yang lembut dan berlabel non-komedogenik. Kebiasaan sederhana ini merupakan bagian penting dalam menjaga kulit tetap bersih dan terawat.

 

10. Don’t: Memencet Jerawat

 

Saat merasa risih dengan jerawat, mungkin Anda terdorong untuk memencetnya. Namun, hal ini dapat memperparah radang dan meningkatkan terbentuknya bekas luka. American Academy of Dermatology Association menjelaskan, tekanan pada jerawat dapat mendorong kotoran dan bakteri lebih dalam ke lapisan kulit.

 

Akibatnya, proses penyembuhan berlangsung lebih lama karena sel kulit mati hingga nanah kembali masuk ke dalam kulit. Walau dorongan untuk memencet sering kali sulit dihindari, membiarkan jerawat pulih secara alami merupakan pilihan yang lebih aman bagi kesehatan kulit Anda.

 

Terapkan Do and Dont Jerawat dan Konsultasikan Kulit Anda di Medicastore

 

Medicastore menyediakan beragam produk perawatan kulit  yang dapat Anda pilih sesuai kondisi kulit, dengan kemudahan pemesanan online, gratis ongkir, serta layanan konsultasi dokter untuk membantu Anda menentukan perawatan yang tepat dan aman.

 

Memahami do and don’t jerawat membantu Anda merawat kulit secara lebih bijak dan mencegah peradangan berulang. Dengan kebiasaan yang konsisten dan perawatan yang sesuai kebutuhan kulit, proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal dan risiko bekas jerawat dapat diminimalkan.

 

Kunjungi website Medicastore atau unduh aplikasi Medicastore sekarang untuk menemukan produk perawatan kulit, berkonsultasi dengan dokter, serta memperoleh informasi kesehatan terpercaya yang Anda butuhkan. Tak perlu keluar rumah, Anda sudah bisa merawat kulit dengan praktis dan mudah!

 

Referensi :

  1. https://www.bannerhealth.com/healthcareblog/better-me/acne-care-dos-and-donts
  2. https://charlestondermatology.com/acne-dos-donts/
  3. https://www.aad.org/public/diseases/acne/skin-care/habits-stop
  4. https://amperna.com/blogs/news/treating-acne-dos-and-don-ts
  5. https://sozoclinic.sg/acne-dos-and-donts/
  6. https://www.ciputramedicalcenter.com/perawatan-untuk-jerawat-dos-and-donts/
  7. https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-7-panduan-perawatan-tepat-untuk-kulit-berjerawat