10 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Sering Tidak Disadari

Makanan dan minuman manis sering terasa sulit ditolak, apalagi saat ingin cepat mendapatkan energi. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat membuat asupan gula harian berlebihan dan memunculkan tanda tubuh kelebihan gula yang kerap luput dari perhatian banyak orang.

 

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada daya tahan tubuh. Melansir Wockhardt Hospital, studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications menyebutkan, konsumsi gula berlebih berpotensi mengganggu fungsi sistem imun, sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap berbagai masalah kesehatan.

 

10 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Perlu Diwaspadai

 

10 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Perlu Diwaspadai

 

WHO merekomendasikan konsumsi gula tambahan dibatasi sekitar lima persen dari total kebutuhan kalori harian, atau setara dengan enam sendok teh per hari. Jika terlalu banyak, ada banyak risiko yang mengintai. Berikut sinyal tubuh kelebihan gula yang perlu diwaspadai:

 

1. Rasa Lapar Meningkat dan Berat Badan Bertambah

 

Asupan gula berlebih dapat membuat Anda lebih cepat merasa lapar, meskipun baru saja makan. Rasa manis memang memuaskan selera, tetapi tidak memberi efek kenyang yang tahan lama bagi tubuh. Akibatnya, tubuh terus meminta asupan makanan tambahan. Pola ini sering kali terjadi tanpa Anda sadari.

 

Banyak makanan manis dan camilan olahan juga rendah protein, serat, serta lemak sehat. Tanpa nutrisi tersebut, gula akan dibakar dengan cepat sebagai energi sementara. Setelah itu, rasa lapar kembali muncul dalam waktu singkat. Kondisi ini mendorong kebiasaan ngemil berulang yang berpotensi meningkatkan berat badan.

 

2. Mudah Tersinggung dan Suasana Hati Tidak Stabil

 

Perubahan emosi seperti mudah marah, gelisah, atau merasa murung bisa berkaitan dengan tanda tubuh kelebihan gula. Everyday Health melaporkan, asupan gula tambahan yang tinggi dapat memicu peradangan dalam tubuh dan berdampak pada buruknya suasana hati. 

 

Lonjakan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan manis biasanya diikuti penurunan yang cukup tajam. Saat energi turun drastis, tubuh terasa lemas dan pikiran menjadi lebih sensitif. Inilah yang membuat suasana hati mudah berubah dalam waktu singkat. Kondisi tersebut sering disalah artikan sebagai stres biasa.

 

3. Tubuh Mudah Lelah dan Energi Cepat Habis

 

Gula merupakan sumber energi yang cepat diserap oleh tubuh. Namun, energi yang dihasilkan bersifat sementara dan tidak bertahan lama. Dalam waktu singkat, tubuh bisa kembali merasa lelah. Hal ini kerap terjadi meski asupan makanan terlihat cukup.

 

Fluktuasi kadar gula darah dan insulin turut memengaruhi tingkat energi harian. Saat kadar gula naik dan turun terlalu cepat, tubuh kesulitan menjaga stamina tetap stabil. Terlebih jika pola makan didominasi makanan tinggi gula dan rendah nutrisi. Akibatnya, rasa lelah mudah muncul sepanjang hari.

 

4. Muncul Jerawat dan Masalah Kulit

 

Kadar gula darah yang tidak seimbang dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit. Asupan gula berlebih memicu peningkatan hormon androgen yang berkaitan dengan produksi minyak berlebih. Kondisi ini membuat pori-pori lebih mudah tersumbat. Jerawat pun lebih rentan muncul.

 

Selain jerawat, masalah kulit lain seperti kulit kusam juga dapat terjadi. Jika perawatan kulit sudah dilakukan tetapi hasilnya tidak maksimal, Anda perlu mengevaluasi pola makan. Konsumsi gula tambahan sering menjadi faktor yang terabaikan. Padahal, kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda tubuh kelebihan gula.

 

5. Tekanan Darah Cenderung Meningkat

 

Tekanan darah dikatakan normal jika berada di angka 120/80 atau lebih rendah. Selama ini, banyak orang fokus membatasi garam untuk menjaganya tetap stabil. Padahal, konsumsi gula berlebih juga berperan dalam peningkatan tekanan darah.

 

Kadar glukosa yang tinggi dapat merusak lapisan pembuluh darah secara perlahan. Kerusakan ini memudahkan kolesterol menempel pada dinding pembuluh darah. Seiring waktu, pembuluh darah menjadi lebih kaku. Kondisi inilah yang akhirnya mendorong tekanan darah meningkat.

 

6. Keinginan Mengonsumsi Makanan Manis Semakin Kuat

 

Apakah Anda sering merasa ingin makan yang manis? Ini bisa menjadi tanda konsumsi gula sudah berlebihan. Gula memiliki efek adiktif karena memberi rasa nyaman dan senang sesaat. Semakin sering Anda mengonsumsinya, semakin kuat pula dorongan untuk mengulanginya.

 

Secara ilmiah, gula memengaruhi pusat kesenangan di otak dengan memicu pelepasan dopamin, hormon yang berkaitan dengan rasa bahagia. Saat dopamin meningkat, otak akan mengingat sensasi menyenangkan tersebut dan mendorong Anda untuk mencarinya kembali. Inilah yang menciptakan kebiasaan sulit diputus.

 

7. Kualitas Tidur Menurun

 

Studi American Journal of Lifestyle Medicine menyebutkan, asupan gula tambahan yang tinggi berkaitan dengan kualitas tidur yang buruk. Mengonsumsi makanan atau minuman manis, terutama pada malam hari, dapat membuat tubuh tetap terjaga. Lonjakan energi akibat gula mengganggu proses relaksasi alami tubuh.

 

Siklus tidur dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kestabilan kadar gula darah. Jika konsumsi gula berlebih terjadi secara terus-menerus, ritme tidur alami tubuh dapat terganggu. Tidur menjadi tidak nyenyak dan tubuh terasa kurang segar saat bangun.

 

8. Brain Fog atau Sulit Fokus

 

Kesulitan berkonsentrasi, pikiran terasa lambat, dan daya ingat menurun sering disebut sebagai brain fog. Kondisi ini dapat muncul ketika tubuh menerima asupan gula berlebih secara rutin. Otak memang membutuhkan glukosa sebagai sumber energi, tetapi dalam kadar yang stabil.

 

Lonjakan gula darah yang tajam justru membuat pasokan energi ke otak tidak konsisten. Saat kadar gula darah turun drastis setelah melonjak, otak bisa kekurangan energi sementara. Tanda tubuh kelebihan gula ini membuat fokus menurun dan proses berpikir terasa lebih berat.

 

9. Mudah Haus dan Lebih Sering Buang Air Kecil

 

Rasa haus berlebihan dan frekuensi buang air kecil yang meningkat dapat menjadi sinyal awal gangguan metabolisme gula. Ketika kadar gula darah tinggi, tubuh berusaha menyeimbangkannya. Hal ini membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Akibatnya, Anda merasa haus meski sudah cukup minum.

 

Ginjal juga bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan gula dalam darah. Jika kapasitasnya terlampaui, gula akan dikeluarkan melalui urine bersama cairan tubuh. Inilah yang menyebabkan buang air kecil menjadi lebih sering dan volumenya meningkat. Kehilangan cairan inilah yang kemudian memicu sinyal haus dari otak.

 

10. Kerusakan Gigi dan Masalah Mulut

 

Gula sederhana merupakan makanan utama bagi bakteri di mulut yang memicu pembentukan asam. Asam inilah yang perlahan mengikis lapisan pelindung gigi. Jika dibiarkan, risiko gigi berlubang dan penyakit gusi akan meningkat.

 

Saat bakteri mencerna karbohidrat, mereka menghasilkan plak yang menempel di permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan secara rutin, plak akan menumpuk dan merusak enamel. Kondisi ini menjadi tanda yang cukup jelas dari kebiasaan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.

 

Kenali Tanda Tubuh Kelebihan Gula dan Ambil Langkah Nyata

 

Mengenali tanda tubuh kelebihan gula sejak dini adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Saat tubuh mulai memberi sinyal, itu berarti Anda perlu lebih bijak mengatur pola makan, gaya hidup, dan kebutuhan kesehatan secara menyeluruh.

 

Untuk mendukung langkah tersebut, Medicastore hadir sebagai solusi praktis dan tepercaya. Anda dapat menemukan berbagai kebutuhan kesehatan mulai dari obat, suplemen, produk herbal hingga alat kesehatan.

 

Jangan tunda perhatian Anda terhadap kesehatan. Kunjungi website Medicastore atau unduh aplikasi Medicastore untuk membeli produk kesehatan, mencari dokter atau fasilitas kesehatan, serta mendapatkan informasi medis yang Anda butuhkan. Mulai langkah sehat Anda sekarang, langsung dari genggaman.

 

Referensi:

  1. https://wockhardthospitals.com/articles/general-health/are-you-eating-too-much-sugar-here-are-8-tell-tale-signs-to-look-out-for/
  2. https://www.thehealthy.com/weight-loss/too-much-sugar/
  3. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/potential-signs-youre-eating-too-much-sugar/
  4. https://thewell.northwell.edu/healthy-living-fitness/sugar-red-flags
  5. https://www.alodokter.com/kenali-6-tanda-tubuh-kelebihan-gula
  6. https://puskesmasperampuan-dikes.lombokbaratkab.go.id/artikel/6-tanda-tubuh-kelebihan-gula-yang-wajib-diwaspadai/