Pernahkah Anda merasa sudah menjalani program diet dengan menjaga pola makan, tetapi tidak ada perubahan berarti? Permasalahan ini bukanlah karena effort yang kurang, tetapi bisa saja disebabkan cara tubuh Anda yang berbeda dalam merespon makanan. Inilah pentingnya Anda mempelajari food genomics.
Setiap tubuh dapat diistilahkan memiliki bahasa dan prosesnya tersendiri dalam mengolah nutrisi. Namun, tidak semua nutrisi bereaksi sama. Ada yang cepat digunakan sebagai energi, ada pula yang lebih mudah untuk disimpan. Berikut ini informasi lengkap seputar pendekatan genomik yang penting diketahui.
Apa Itu Food Genomics?
Istilah food genomics dapat diartikan sebagai pendekatan bidang ilmu yang mempelajari interaksi antara makanan dan nutrisi dengan gen tubuh. Dalam bidang ilmu ini dijelaskan bahwa nutrisi tidak hanya menjadi sumber energi. Melainkan juga bisa mempengaruhi bagaimana cara gen bekerja di dalam tubuh.
Pendekatan genomik ini menjadi metode nutrisi berbasis genetika yang menyesuaikan pola makan berdasarkan kode genetik masing-masing individu. Oleh karena itu pendekatan ini dianggap mampu menjawab permasalahan diet konvensional yang kerap kali memberikan hasil berbeda dengan individu lainnya.
Cara Kerja Food Genomics di Dalam Tubuh

Food genomics bekerja dengan cara melihat single nucleotide polymorphisms atau variasi gen tertentu. Variasi gen ini berfungsi untuk mempengaruhi bagaimana cara tubuh dalam memproses metabolisme karbohidrat lemak, protein, serta menyerap vitamin dan mineral sesuai kemampuan tubuh.
Ketika Anda mengkonsumsi makanan, zat gizi didalamnya berinteraksi dengan gen tersebut dan mempengaruhi jalur metabolisme tubuh yang aktif. Hal inilah yang menyebabkan mengapa setiap individu memiliki proses metabolisme yang berbeda sekaligus akan mempengaruhi hasil program diet yang sedang dijalani.
Siapa yang Sebaiknya Menerapkan Food Genomics?
Pendekatan genomik pada dasarnya bisa diterapkan oleh siapa saja, terutama yang ingin memahami tubuhnya lebih baik. Pasalnya pendekatan ini membantu memahami dan menentukan jenis zat gizi yang sesuai untuk mendukung kesehatan. Namun secara garis besar, genomik sebaiknya diterapkan oleh:
- Individu yang ingin memahami tubuhnya lebih baik.
- Individu yang sudah mencoba program diet tetapi merasa hasilnya tidak konsisten atau belum berhasil.
- Individu dengan sensitivitas khusus seperti sering mengalami gangguan pencernaan, dan merasa lelah tanpa sebab yang jelas.
- Individu yang tertarik dengan personalised nutrition.
- Individu dengan pengidap penyakit kronis seperti jantung, diabetes melitus, dan kanker.
- Individu dengan riwayat keluarga penyakit seperti diabetes, kolesterol, dan jantung.
- Atlet dan penggiat kebugaran.
Manfaat Food Genomics untuk Program Diet
Pendekatan ilmu genomik ini memungkinkan pola makan yang lebih personal bagi individu yang sedang menjalan program diet. Namun bukanlah termasuk kategori diet yang sama dengan semua individu, melainkan menyesuaikan dengan kebutuhan biologis setiap tubuh seperti pada manfaat berikut ini:
1. Langkah Preventif
Manfaat food genomics yang pertama bagi individu yang menjalani program diet adalah sebagai langkah preventif. Dengan memahami nutrisi yang sesuai kode genetik tubuh, membantu menentukan pola makan yang tepat untuk mengurangi risiko mengalami masalah kesehatan akibat menjalani program diet.
2. Pemilihan Jenis Olahraga yang Cocok
Selanjutnya, pendekatan genomik membantu Anda dalam memberikan rekomendasi jenis olahraga yang cocok sesuai kode genetik tubuh. Pemilihan jenis olahraga yang tepat ini akan melalui proses identifikasi dominasi serat otot, dan mengukur kapasitas kardiovaskular, dan respon terhadap latihan kekuatan.
3. Pemenuhan Kebutuhan Vitamin yang Akurat
Pendekatan genomik berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan vitamin yang akurat sesuai kondisi kesehatan. Proses pemenuhan kebutuhan vitamin ini melalui tahapan pengenalan kode genetik individu, menentukan takaran gizi individu yang sesuai kebutuhan, dan mencegah risiko terjadi defisiensi.
Hasil dari pendekatan genomik ini dalam proses identifikasi kebutuhan spesifik, akan didapatkan deteksi penyerapan untuk mengetahui seberapa efektif tubuh dalam memproses vitamin. Selain itu Anda akan mendapatkan rekomendasi sumber makanan yang cocok untuk metabolisme tubuh Anda.
4. Diet yang Dipersonalisasi
Manfaat food genomics juga berperan penting dalam menjalani diet yang dipersonalisasi. Genomik ini membantu Anda memiliki diet sehat yang efektif disesuaikan dengan varian genetik yang unik setiap individu tanpa dipengaruhi tren diet.
Hal ini sesuai dengan studi dalam jurnal Nature Biotechnology melakukan pengujian manfaat kesehatan setelah menerapkan saran pola makan baik untuk diet sesuai dengan varian genetik setiap individu. Hasilnya menunjukkan bahwa genomik membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
5. Deteksi Sensitivitas
Terakhir, bagi yang menjalani program diet dan menerapkan pendekatan genomik maka dapat membantu deteksi sensitivitas. Dalam mendeteksi sensitivitas ini, akan melalui proses intoleransi laktosa, hingga deteksi sensitivitas gluten untuk mengenali reaksi tubuh terhadap sumber makanan.
Bagaimana Test Food Genomics Dilakukan?
Terdapat sederetan rangkain tes genomik yang dilakukan untuk mengetahui perubahan respon tubuh setelah zat gizi masuk ke dalam tubuh. Lebih lengkapnya, berikut rangkaian tes genomik yang akan dilakukan:
1. Konsultasi Awal dan Pemilihan Tes
Tahapan pertama tes food genomics adalah konsultasi awal dan pemilihan tes yang tepat sesuai dengan genetik Anda. Pada tahapan ini dokter atau ahli gizi akan meninjau riwayat kesehatan, pola makan, dan keluhan berat badan. Dari hasil tinjauan tersebut akan didapatkan jenis tes yang sesuai.
2. Persiapan Pemeriksaan Genomik
Sebelum melakukan pemeriksaan genomik, tenaga medis menyarankan Anda untuk menjaga area rongga mulut steril dari makanan, minuman, dan kimia. Untuk mendukung hal tersebut, tenaga medis akan meminta Anda berpuasa selama 30 menit hingga 1 jam sebelum proses pengambilan sampel saliva.
Namun biasanya Anda masih diperbolehkan untuk minum air putih. Selain itu Anda juga dianjurkan untuk tidak menggosok gigi di pagi hari karena bisa merusak komponen DNA saliva atau air liur Anda.
3. Pengambilan Sampel Saliva
Tes genomik dilakukan dengan cara menggunakan sampel air liur atau saliva. Beberapa laboratorium melakukan buccal swab atau tes usap untuk mengambil sampel mukosa mulut. Namun umumnya cara pengambilan sampel saliva ini adalah tenaga medis meminta Anda untuk meludah ke dalam tabung.
Sampel saliva yang diambil umumnya sebanyak 2 ml atau sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan laboratorium. Selanjutnya tenaga medis akan memastikan sampel dalam keadaan murni dan bersih. Proses pengambilan sampel ini biasanya berlangsung selama kurang lebih 30 menit.
4. Proses Analisis Laboratorium
Selanjutnya hasil pemeriksaan tes food genomics akan dilakukan oleh ahli gizi klinis untuk menyusun rekomendasi nutrisi yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Proses analisis sampel umumnya dilakukan dalam kurun waktu sekitar 1-2 minggu.
5. Konsultasi Hasil Pemeriksaan
Setelah proses analisis selesai, maka akan didapatkan hasil pemeriksaannya. Dari hasil pemeriksaan tersebut Anda akan mendapatkan pengaturan makronutrien, kebutuhan vitamin, dan saran aktivitas fisik atau olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh.
Hasil tes genomik ini juga bisa digunakan untuk pemilihan program diet atau pola makan yang sesuai dengan susunan genetik tubuh Anda. Sehingga dalam menjalani program diet bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Pilih Nutrisi yang Tepat untuk Gaya Hidup Sehat bersama Medicastore
Konsep food genomics menegaskan bahwa pola makan sehat tidak bisa disamaratakan dengan antar individu. Pasalnya setiap tubuh memiliki respon biologis yang berbeda pula. Maka ilmu ini hanyalah salah satu pendekatan dalam menjaga kesehatan tubuh dengan pemenuhan nutrisi tetap menjadi yang utama.
Untuk memenuhi nutrisi yang tepat, dibutuhkan produk nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. Di apotek Medicastore terdapat banyak pilihan vitamin, suplemen, fiber, dan berbagai produk nutrisi lainnya. Berbagai pilihan produk nutrisi tersebut berkualitas tinggi dan terjamin keasliannya.
Pembelian produk nutrisi di Medicastore ini bisa dilakukan secara online melalui website maupun aplikasi Medicastore. Ada banyak keuntungan yang didapatkan, mulai dari hemat waktu dan praktis, hingga mendukung pengiriman produk nutrisi untuk mendukung Food genomics ke seluruh indonesia.
Referensi:
- https://health.clevelandclinic.org/how-does-nutrigenomics-work
- https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-nutrigenomik
- https://www.nutritionsociety.org/blog/nutrigenomics-basics
- https://hellosehat.com/nutrisi/diet/apa-itu-nutrigenomik-makanan-sesuai-gen/
- https://primayahospital.com/press-release/food-genomics/
- https://www.galerimedika.com/blog/susah-punya-bb-ideal-yuk-kenalan-dengan-food-genomics?srsltid=AfmBOorfiO0-fF4ffNfEOf4aKxxvLdRNLBTzgfTaM-kQptTXiChwiVnP