Pilihan Obat Pelancar Haid yang Aman dan Efektif

Telat datang bulan atau siklus menstruasi yang tidak teratur seringkali menjadi kekhawatiran bagi banyak wanita. Untuk mengatasi masalah ini, banyak yang mencari solusi cepat dengan mengonsumsi obat pelancar haid.

 

Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua obat untuk melancarkan haid aman dan efektif. Penggunaan obat sembarangan tanpa konsultasi dokter dapat berisiko menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Meski begitu, berikut adalah beberapa rekomendasi obat yang aman dikonsumsi.

 

Rekomendasi Obat Pelancar Haid

 

Obat Pelancar Haid yang Aman

 

Berikut ini pilihan obat untuk melancarkan haid yang tersedia di apotek dan toko obat.

 

1. Feminax Lancar Haid Sugar Free

 

Feminax Lancar Haid Sugar Free adalah minuman herbal yang dirancang khusus untuk membantu mengatasi masalah yang sering dialami wanita saat menstruasi, seperti haid tidak lancar dan nyeri haid. Produk ini cocok untuk Anda yang menjalani diet rendah gula.

 

Feminax Lancar Haid Sugar Free mengandung Curcumae domesticae rhizoma (kunyit), Tamarindi pulpa (asam jawa), dan Kaempferiae galanga rhizoma (kencur). Bahan-bahan alami ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah menstruasi.

 

Feminax Lancar Haid Sugar Free menggunakan aspartam, yaitu pemanis buatan yang sering digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman dengan kandungan kalori yang sangat rendah.

 

Meskipun aspartam aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang, tetapi tidak boleh dikonsumsi oleh penderita fenilketonuria dan ibu hamil dengan diagnosis kadar fenilalanin tinggi.

 

2. Duphaston 10 Mg Tablet Salut Selaput

 

Duphaston adalah obat yang mengandung zat aktif dydrogesterone, yaitu hormon sintetis yang berfungsi mirip dengan hormon progesteron alami dalam tubuh wanita.

 

Hormon progesteron sangat penting dalam mengatur siklus menstruasi dan mempersiapkan dinding rahim untuk kehamilan.

 

Meskipun Duphaston tidak secara langsung melancarkan haid, obat ini sering digunakan untuk mengatur siklus menstruasi.

 

Duphaston memang efektif untuk mengatasi berbagai masalah rahim dan siklus menstruasi. Namun, penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter. Jangan pernah mengonsumsi obat pelancar haid ini tanpa resep dokter.

 

3. Primolut N 5 Mg Tablet

 

Primolut N Sering digunakan untuk mengatasi berbagai masalah terkait siklus menstruasi, termasuk menunda atau memicu datangnya haid. Obat ini mengandung hormon progesteron sintetis (norethisterone) yang bekerja dengan cara meniru hormon progesteron alami dalam tubuh.

 

Sebelum mengonsumsi Primolut N, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan menentukan dosis yang tepat dan memberikan penjelasan mengenai penggunaan obat ini.

 

Kontraindikasi Primolut N, antara lain kehamilan, kanker rahim, kanker payudara, gangguan hati, riwayat pembekuan darah, migrain, alergi, serta pendarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya.

 

4. Microgest Soft Capsul

 

Microgest Soft Capsule mengandung Micronised Progesterone yang berperan penting dalam siklus menstruasi wanita. Obat pelancar haid ini sering kali diresepkan untuk mengatasi berbagai masalah haid, termasuk siklus yang tidak teratur.

 

Progesteron dalam Microgest Soft Capsule membantu meluruhkan penebalan pada dinding rahim, sehingga menstruasi dapat terjadi secara normal.

 

Selain itu, Microgest Soft Capsule dapat membantu mengatur ovulasi dan meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

 

5. Microgynon Libi Tablet Salut Gula

 

Microgynon Libi Tablet Salut Gula merupakan jenis pil KB yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Obat ini mengandung hormon progestin (levonorgestrel) dan estrogen (ethinylestradiol).

 

Microgynon Libi Tablet Salut Gula bekerja dengan cara mencegah ovulasi (pelepasan sel telur), mengentalkan lendir serviks sehingga sperma sulit mencapai sel telur, dan mengubah dinding rahim sehingga telur yang sudah dibuahi sulit menempel.

 

Dengan mengontrol kadar hormon, pil KB dapat membuat siklus haid menjadi lebih teratur dan mengurangi perdarahan yang berlebihan.

                                                                                                                                

Namun, sebelum menggunakan pil KB untuk melancarkan haid, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mengetahui adanya kontraindikasi terhadap obat tersebut.

 

6. Clomifene Citrate tablet 50 Mg

 

Clomifene Citrate adalah obat yang sering digunakan untuk mengatasi masalah ketidaksuburan pada wanita. Obat ini bekerja dengan cara merangsang ovulasi, yaitu proses pelepasan sel telur dari indung telur.

 

Dengan kata lain, Clomifene Citrate membantu tubuh wanita memproduksi hormon yang diperlukan untuk mematangkan dan melepaskan sel telur.

 

Clomifene Citrate menjadi salah satu obat pelancar haid yang direkomendasikan karena membantu memastikan ovulasi terjadi secara teratur.

 

Sebelum mengonsumsi Clomifene Citrate, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter.

 

Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Lancar

 

Ada beragam faktor yang dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak lancar, berikut ini penjelasan lengkapnya.

 

  • Perubahan Hormonal

 

Perubahan kadar hormon, baik secara alami maupun karena faktor eksternal, dapat mengganggu keseimbangan hormonal dan menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi.

 

Perubahan kadar estrogen dan progesteron dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi lebih pendek, lebih panjang, atau tidak teratur. Kondisi ini juga dapat mempengaruhi jumlah darah yang keluar selama menstruasi.

 

Perubahan hormonal secara signifikan dapat menyebabkan amenore primer (belum pernah mengalami menstruasi) atau sekunder (menstruasi berhenti setelah sebelumnya pernah mengalami).

 

Perubahan hormonal dapat memperburuk gejala PMS (Premenstrual Syndrome), seperti kram perut, sakit kepala, dan perubahan mood. Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda perlu konsultasi dengan dokter agar mendapat resep obat pelancar haid secepatnya.

 

  • Stress

 

Ketika stres, tubuh melepaskan hormon kortisol dalam jumlah yang lebih banyak. Hormon ini dapat mengganggu keseimbangan hormon-hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron.

 

Ketidakseimbangan hormon tersebut dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur, baik itu lebih pendek, lebih panjang, atau bahkan terhenti sementara.

 

Stres dapat mengganggu fungsi ovarium yang bertanggung jawab untuk menghasilkan sel telur dan hormon reproduksi. Akibatnya, ovulasi menjadi tidak teratur, sehingga siklus menstruasi pun ikut terpengaruh.

 

  • Pola Makan Tidak Sehat

 

Produksi estrogen bergantung pada lemak tubuh yang sehat. Diet yang terlalu ketat atau kekurangan lemak sehat dapat menyebabkan kadar estrogen menurun, sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan berhenti.

 

Vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin D, dan asam folat berperan penting dalam kesehatan reproduksi. Kekurangan nutrisi-nutrisi ini dapat mengganggu ovulasi.

 

Konsumsi gula dan lemak jenuh yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin, yang pada gilirannya dapat mengganggu keseimbangan hormon.

 

  • Penyakit Tertentu

 

Beberapa penyakit yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi, antara lain Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS), endometriosis, gangguan tiroid, dan penyakit radang panggul.

 

Jika mengalami siklus haid yang tidak teratur atau gejala-gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Anda akan melakukan pemeriksaan fisik.

 

Selain itu, juga melakukan pemeriksaan penunjang, seperti USG dan tes darah. Mungkin Anda akan di sarankan ke spesialis kandungan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

  • Penggunaan Kontrasepsi

 

Beberapa pil KB memang dipercaya dapat menjadi alternatif obat pelancar haid. Nyatanya, tidak semua wanita bisa menerima cara kerja kontrasepsi sebagai pelancar siklus menstruasi.

 

Salah satu efek samping yang sering dikeluhkan oleh pengguna kontrasepsi adalah perubahan pada siklus menstruasi.

 

Sebagian besar kontrasepsi bekerja dengan cara mengatur hormon dalam tubuh. Perubahan kadar hormon akibat penggunaan kontrasepsi dapat menyebabkan perdarahan di luar siklus haid. Bahkan beberapa wanita tidak mengalami menstruasi sama sekali.

 

Mendapatkan Obat Pelancar Haid yang Aman

 

Ketika Anda mengalami masalah siklus menstruasi yang tidak lancar, segera konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Langkah ini penting untuk mengetahui penyebabnya.

 

Setelah mendapatkan resep dari dokter, Anda bisa membeli obat di apotek atau toko obat terpercaya. Pastikan obat tersebut memiliki izin edar dari BPOM dan masih dalam masa berlaku.

 

Jika tidak ingin repot pergi ke apotek, Anda bisa membeli obat pelancar haid secara online. Pilih toko yang terpercaya dan menyediakan layanan konsultasi dengan apoteker, seperti Medicastore.

 

Melalui platform Medicastore, Anda bisa membeli obat-obatan dan produk kesehatan lainnya tanpa harus keluar rumah. Ini sangat praktis, terutama bagi yang memiliki mobilitas terbatas atau tidak sempat pergi ke apotek.

 

Referensi:

  1. https://ciputrahospital.com/obat-pelancar-haid-di-apotek/
  2. https://medicastore.com/produk/Herbal/1547/feminax-lancar-haid-sugar-free
  3. https://medicastore.com/produk/Obat/427/duphaston-10-mg-tablet-salut-selaput
  4. https://medicastore.com/produk/Obat/271/primolut-n-5-mg-tablet
  5. https://medicastore.com/produk/Obat/21325/microgest-100-mg-soft-kapsul
  6. https://medicastore.com/produk/Obat/21357/microgest-200-mg-kapsul-lunak
  7. https://www.alodokter.com/6-obat-pelancar-haid-yang-aman-dan-mudah-didapat
  8. https://medicastore.com/produk/Obat/5541/microgynon-libi-tablet-salut-gula
  9. https://lifepack.id/7-rekomendasi-obat-pelancar-haid-terbaik/
  10. https://medicastore.com/produk/Obat/5423/clomifene-citrate-tablet-50-mg