Berita Bekti-medicastore.com
05-09-2013

Pencegahan Diabetes, Langkah Tepat Menghemat Biaya Pengobatan

Penyakit diabetes menunjukkan peningkatan jumlah penderitanya di seluruh dunia, demikian juga di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya perekonomian di Indonesia yang ditunjukkan dengan semakin meningkatnya angka pendapatan penduduknya, membuat banyak masyarakat di Indonesia yang mulai terjerumus dalam pola hidup yang tidak sehat. Tempat makan siap santap (fast food) makin mudah dijumpai & hampir selalu ramai dipadati pengunjung. Sementara itu makin banyaknya orang yang bisa memiliki kendaraan sendiri baik motor ataupun mobil juga membuat makin banyak orang yang menjadi malas bergerak, karena selalu mengandalkan kendaraan untuk bepergian bahkan hanya untuk sekedar membeli makanan di dekat rumahnya. Kedua hal tersebut yaitu pola makan yang tidak sehat & kurangnya aktivitas  fisik merupakan faktor resiko yang bisa menyebabkan kegemukan & juga diabetes.

Saat kita makan, maka makanan akan dicerna oleh tubuh menjadi bentuk-bentuk molekul supaya bisa masuk ke dalam aliran darah, contohnya adalah karbohidrat dalam tubuh akan dicerna menjadi glukosa. Insulin dibutuhkan untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke dalam sel, untuk kemudian digunakan sebagai sumber energi. Diabetes terjadi ketika terdapat resistensi & atau kekurangan insulin sehingga tubuh tidak dapat memindahkan glukosa ke dalam sel & akibatnya glukosa dalam darah tinggi. Kadar glukosa yang tinggi  dalam darah inilah yang menjadi penyebab terjadinya komplikasi berbahaya pada penyakit diabetes.

Diabetes merupakan kondisi serius yang dapat berujung pada komplikasi berat jika tidak terdiagnosa sejak dini & diberikan pengobatan yang tepat. Tingginya kadar glukosa dalam darah dapat menimbulkan kerusakan di berbagai organ tubuh seperti misalnya mata, ginjal, syaraf, pembuluh darah besar & pembuluh darah kecil. Akibat kerusakan organ tersebut bisa menimbulkan hilangnya penglihatan, gagal ginjal atau amputasi.

Masalah yang harus dihadapi bukan hanya sekedar komplikasi tapi juga beban sosial & finansial yang harus ditanggung oleh penyandang diabetes & juga keluarganya. Adanya komplikasi yang dialami bisa menurunkan kualitas hidup penyandang diabetes. Selain itu karena penyakit diabetes termasuk penyakit yang kronik progresif, maka ada kemungkinan penyandang diabetes harus mengkonsumsi obat dalam jangka panjang yang tentu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi bila karena penyakitnya tersebut membuat penyandang diabetes jadi tidak bisa bekerja sehingga beresiko hilangnya pendapatan keluarga. Tentu hal ini akan membuat beban keluarga menjadi semakin bertambah berat.

Berdasarkan penelitian di banyak negara terbukti bahwa penyakit diabetes terutama diabetes tipe 2 dapat diperlambat perkembangannya atau bahkan dicegah supaya tidak terjadi. Cara pencegahannya adalah dengan melakukan pola hidup yang sehat terutama melalui pengaturan pola makan & melakukan banyak aktivitas fisik. Pola hidup yang sehat yaitu mengurangi makan makanan yang berlemak, mengurangi asupan gula & garam serta banyak makan sayur & buah, kemudian ditambah lagi dengan olahraga secara teratur sebenarnya mudah dilakukan. Hal ini juga dapat menghemat biaya pengobatan yang harus dikeluarkan seandainya  harus mengobati penyakit diabetes & komplikasinya.

Akhir kata perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk dapat membiasakan pola hidup yang sehat, supaya dapat terhindar dari penyakit-penyakit yang kronis seperti misalnya penyakit diabetes & komplikasinya tersebut.