Thrombosis Sinus Kavernosus
Trombosis sinus kavernosus adalah penyakit gangguan pembekuan darah langka yang berpotensi mengancam jiwa di sinus kavernosus. Sinus kavernosus terletak di belakang mata, di bawah otak.
Trombosis sinus kavernosus dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada otak, mata, dan saraf. Tanpa pengobatan yang cepat, penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
Penyebab Thrombosis sinus kavernosus
Penyebab Thrombosis Sinus Kavernosus
Trombosis sinus kavernous biasanya disebabkan oleh:
- Penyebaran infeksi bakteri (biasanya Staphylococcus aureus) yang berasal dari infeksi pada wajah, gigi, atau sinus di sekitar hidung.
- Infeksi wajah umumnya, seperti bisul kecil pada hidung. Untuk itu, adanya infeksi pada daerah di sekitar hidung sampai ke sekitar mata dianggap penting.
Gejala Thrombosis sinus kavernosus
Gejala Thrombosis Sinus Kavernosus
Trombosis sinus kavernous dapat menimbulkan gejala-gejala seperti:
- Bola mata menonjol (proptosis)
- Pembengkakan kelopak mata
- Sakit kepala hebat
- Nyeri atau baal pada wajah
- Gangguan pergerakan bola mata dengan penglihatan ganda
- Hilangnya penglihatan
- Mengantuk
- Demam tinggi
- Pupil mata yang melebar
Jika bakteri menyebar sampai ke otak, maka bisa terjadi kejang, penurunan kesadaran sampai koma, gangguan sensasi, atau kelemahan otot pada daerah tertentu.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera ke rumah sakit apabila Anda mengalami gejala berikut ini:
- Sakit kepala berat yang disertai dengan keluarnya air mata
- Salah satu mata atau keduanya bengkak, memerah atau iritasi
- Kelopak mata turun
- Tidak bisa menggerakkan mata
- Demam tinggi
- Nyeri atau baal di wajah
- Merasa lemah
- Gangguan penglihatan atau penglihatan ganda
- Kejang
- Perubahan status mental yang dapat bervariasi dari kebingungan hingga koma
Terutama bila Anda mengalami infeksi di area wajah, sinus atau gigi
Diagnosis Thrombosis sinus kavernosus
Diagnosis Thrombosis Sinus Kavernosus
Berbagai pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:
- Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT (Computed Tomography) scan
- Pemeriksaan sampel darah dan sampel cairan, mukus, atau nanah dari tenggorokan dan hidung, untuk mengidentifikasi jenis bakteri.
- Pemeriksaan pungsi lumbal
Penanganan Thrombosis sinus kavernosus
Pengobatan Thrombosis Sinus Kavernosus
Trombosis sinus kavernosus memerlukan pengobatan segera. Perawatan meliputi:
- Antibiotik. Memulai pengobatan antibiotik melalui intravena untuk mengatasi infeksi yang menyebabkan penggumpalan darah. Sebelumnya akan dilakukan tes diagnostik memastikan patogen apa (bakteri, jamur, dll) yang menyebabkan infeksi. Jenis antibiotik yang digunakan adalah spektrum luas.
- Antikoagulan. Diperlukan obat untuk mengencerkan darah, seperti heparin, untuk membongkar bekuan darah dan mencegah pembentukan gumpalan baru.
- Kortikosteroid. Steroid untuk mengurangi peradangan yang menyebabkan tekanan pada sinus.
- Operasi sinus. Mungkin memerlukan pembedahan untuk membuang penumpukan cairan yang terkait dengan infeksi dan bekuan darah.
Komplikasi Thrombosis Sinus Kavernosus
Hampir 20% pasien mengalami masalah penglihatan dan kerusakan saraf. Komplikasi lainnya yaitu:
- Sering sakit kepala
- Kebutaan di salah satu atau kedua mata
- Kejang
- Meningitis
- Sepsis
Trombosis sinus kavernosus juga dapat menyebabkan bekuan darah yang berbahaya lainnya, misalnya bekuan darah di tungkai (trombosis vena dalam, DVT), emboli paru, atau stroke.
Komplikasi yang dapat muncul meskipun sudah digunakan antibiotik dan antikoagulan antara lain kejang, meningitis, sepsis, empyema subdural, abses otak, panhypopituitarism, peningkatan tekanan intrakranial, arteritis infeksi, aneurisma mycotic, vasospasme, septic emboli, stroke, trombosis vena kortikal, infark hemoragik, koma, dan kematian.
Prognosis Thrombosis Sinus Kavernosus
Prognosis trombosis sinus kavernosus semakin membaik secara signifikan dengan diagnosis dan pengobatan awal. Dengan penggunaan antibiotik, 70% penderita dapat bertahan hidup.
Dokter Spesialis
Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.
Pencegahan Thrombosis Sinus Kavernosus
Setiap infeksi yang berada di bagian kepala (wajah, hidung, mulut, termasuk kulit) harus diobati dengan tepat. Tindakan atau penyakit yang berkaitan dengan gigi dan mulut (misalnya pencabutan gigi, abses gusi) harus diobati dengan baik dan penggunaan antibiotik profilaksis perlu dipertimbangkan terutama pada pasien-pasien yang berisiko.
Setiap bisul atau bahkan jerawat, terutama yang berada di bagian tengah wajah tidak boleh dimanipulasi tanpa penggunaan antibiotik sebelumnya. Selain itu, beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya:
- Mengatasi masalah kesehatan yang mendasari yang dapat meningkatkan kemungkinan pembekuan darah, misalnya dehidrasi atau penyakit darah.
- Hindari penggunaan obat kontrasepsi oral
- Hindari merokok aktif maupun pasif, karena dapat meningkatkan risiko thrombosis
- Pada kasus thrombosis yang berkaitan dengan kehamilan, konsultasikan perihal obat pengencer darah dengan dokter
Mengenali tanda dan gejala awal juga sangat penting untuk mencegah perburukan penyakit ini.
Referensi
Referensi:
- emedicine.medscape.com. Cavernous Sinus Thrombosis Treatment & Management. 2025.
- G, James. Cavernous Sinus Thrombosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.
- my.clevelandclinic.org. Cavernous Sinus Thrombosis. 2022.
- www.ncbi.nlm.nih.gov. Cavernous Sinus Thrombosis. 2025.