Urtikaria - Kaligata
Penyakit
29-07-2021

Urtikaria - Kaligata

Urtikaria atau sering dikenal dengan kaligata adalah suatu reaksi alergi yang ditandai oleh bilur-bilur berwarna merah dengan berbagai ukuran di permukaan kulit. Kaligata merupakan reaksi dari alergi, yang berarti sistem kekebalan tubuh merespon zat yang dianggapnya beracun.

Penyebab Urtikaria atau Kaligata

Kaligata terjadi akibat adanya pelepasan zat-zat vasoaktif, seperti histamin, pada kulit, sehingga menyebabkan pelebaran pembuluh darah kapiler dan vena serta infiltrasi leukosit yang menimbulkan terjadinya pembengkakan pada kulit.

Kaligata merupakan reaksi anafilaktik yang terbatas pada kulit dan jaringan di bawahnya. Alergen yang seringkali menyebabkan urtikaria atau kaligata adalah:

  1. Obat-obatan
  2. Makanan (terutama telur, kerang-kerangan, ikan, kacang-kacangan, susu)
  3. Serbuk sari
  4. Serbuk binatang (terutama kucing)
  5. Gigitan serangga
  6. Air, cahaya matahari, panas, dingin
  7. Stres emosional
  8.  Berolahraga dan berkeringat
  9.  Kondisi kesehatan lain - seperti lupus eritematosus sistemik, rubella, gangguan tiroid, radang pembuluh darah (vaskulitis) dan hepatitis.

Gejala Urtikaria atau Kaligata

Gejala urtikaria atau kaligata yaitu:
  1. Muncul ruam melingkar dan terlihat seperti bekas gigitan nyamuk.
  2. Ruam berwarna merah pada tepi luar dan berwarna putih di tengahnya.
  3. Gatal dan seringkali terasa panas.
  4. Ruam muncul dalam bentuk tunggal atau kelompok.

Ruam Urtikaria

Sumber : www.walgreens.com

Adanya tanda-tanda berikut perlu perhatian khusus dan penanganan segera:

  1. Pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah
  2. Kesulitan bernapas, sesak, mengi, suara mendengkur
  3. Lesi kulit hiperpigmentasi, ulkus, atau urtikaria yang menetap selama lebih dari 48 jam
  4. Tanda-tanda adanya penyakit sistemik, seperti demam, limfadenopati, kuning (jaundice)

Diagnosis Urtikaria atau Kaligata

Kaligata mirip dengan reaksi gigitan serangga atau beberapa jenis ruam kulit lain, sehingga seringkali keliru. Metode diagnosis dapat mencakup:

  1. Riwayat medis.
  2. Pemeriksaan fisik.
  3. Tes darah.
  4. Tes alergi, seperti tes tusuk kulit.
  5. Diet eliminasi, di bawah pengawasan medis, untuk mengidentifikasi makanan apa yang dicurigai sebagai alergen.

Pengobatan Urtikaria atau Kaligata

Dalam banyak kasus, urtikaria atau kaligata akut akan hilang sendiri dalam beberapa jam atau hari tanpa pengobatan. Namun kaligata juga dapat terus berlangsung dalam berminggu-minggu, atau sering kambuh. Kasus kaligata yang kronis seringkali sukar untuk diobati.

Cara terbaik untuk mengobati kaligata adalah dengan menemukan penyebabnya dan kemudian menghindarinya.

Pengobatan untuk kaligata berat atau kambuhan antara lain:

  1. Obat-obatan, seperti antihistamin (CTM) dan kortikosteroid (Dexamethasone atau Prednisone), untuk mengurangi respon sistem kekebalan tubuh.
  2. Menghindari pemicu yang dikenal.
  3. Menghindari faktor-faktor yang memperburuk kondisi - seperti kondisi panas (termasuk sinar matahari dan mandi air panas) dan dingin.

Pencegahan Urtikaria atau Kaligata

Hindari kontak dengan zat pemicu alergi (alergen)

 

Referensi:

  • Robert J MacNeal. Urticaria. Merck Manual. 2012.
  • www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-hives/basics/definition/con-20031634