Informasi Penyakit

Enterokolitis Nekrotikans

dr. VIDYA HARTIANSYAH
7 Juli 2026
Enterokolitis Nekrotikans

Enterokolitis Nekrotikans

dr. VIDYA HARTIANSYAH
7 Juli 2026

Enterokolitis Nekrotikans (necrotizing enterocolitis (NEC)) adalah suatu keadaan di mana lapisan dalam usus mengalami cedera dan meradang. Jika penyakitnya berat, sebagian jaringan usus bisa mati (menjadi nekrotik) dan menyebabkan perforasi usus serta peritonitis.

Enterokolitis nekrotikans paling sering terjadi pada bayi-bayi prematur. Enterokolitis nekrotikans merupakan suatu keadaan yang serius, dengan angka kematian yang hampir mencapai 25%.


Penyebab Enterokolitis nekrotikans

Penyebab Enterokolitis Nekrotikans

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi diduga disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke usus sehingga usus tidak dapat menghasilkan mukus, yang dalam keadaan normal berfungsi untuk melindungi lapisan usus. Faktor lain yang juga diduga berperan adalah bakteri di dalam usus. Bakteri bisa masuk ke dinding usus yang rusak dan menimbulkan gas di dalamnya. Bakteri bahkan bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan infeksi (sepsis).

Jika kerusakan pada usus berkembang sampai mengenai seluruh ketebalan dinding usus dan terjadi robekan pada dinding usus, maka isi saluran cerna bisa keluar ke rongga perut dan menimbulkan peradangan, serta biasanya terjadi infeksi pada rongga perut dan lapisannya (peritonitis).

Faktor risiko terjadinya enterokolitis nekrotikans:

  • Bayi prematur
  • Bayi yang mendapat susu formula yang terlalu pekat
  • Bayi yang berada di ruang perawatan, di mana terdapat wabah penyakit ini
  • Bayi yang menjalani transfusi tukar

Gejala Enterokolitis nekrotikans

Gejala Enterokolitis Nekrotikans

Gejala enterokolitis nektrotikans pada bayi bisa berupa:

  • perut kembung
  • muntah berwarna hijau
  • bisa terdapat darah pada tinja
  • tampak sakit berat dan tampak lesu
  • suhu tubuh yang rendah dan tidak stabil
  • bisa terjadi serangan henti napas
  • tidak mau makan
  • diare

 


Kapan Harus ke Dokter?

Penyakit ini biasanya teradi dalam waktu beberapa hari hingga minggu setelah bayi lahir. Setiap bayi yang memiliki keluhan berkaitan dengan pencernaan atau mengarah ke enterokolitis nekrotikans harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.


Diagnosis Enterokolitis nekrotikans

Diagnosis Enterokolitis Nekrotikans

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan, antara lain:

  • rontgen foto perut (menunjukkan adanya gas di dalam dinding usus atau adanya udara bebas di rongga perut, jika dinding usus mengalami perforasi)
  • tes darah pada tinja
  • pemeriksaan darah untuk melihat apakah terdapat bakteri dan indikator sepsis lainnya

Penanganan Enterokolitis nekrotikans

Pengobatan Enterokolitis Nekrotikans

Jika terjadi enterokolitis nekrotikans, maka pemberian makan harus segera dihentikan. Udara di dalam usus akan dikeluarkan melalui sebuah selang kecil yang dimasukkan ke dalam lambung. Sebagai pengganti susu atau ASI, diberikan cairan melalui infus.

Jika terjadi perforasi usus atau peritonitis, maka perlu dilakukan pembedahan. Pembedahan juga perlu dilakukan jika keadaan bayi semakin memburuk, meskipun telah diobati. Jaringan usus yang rusak dipotong dan dibuang dan dibuat kolostomi atau iliostomi (dimana bagian ujung usus disambung ke dinding perut untuk sementara, sehingga kotoran akan keluar dari lubang di dinding perut). Penyambungan kembali usus dilakukan beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian setelah infeksi dan peradangan reda.


Komplikasi Enterokolitis Nekrotikans

Komplikasi enterokolitis nekrotikans diantaranya:

  • Perforasi usus (terdapat lubang pada usus)
  • Sepsis (infeksi darah)
  • Peritonitis (peradangan pada lapisan perut)
  • Penyempitan usus yang bisa menyebabkan sumbatan pada saluran cerna
  • Syok

Prognosis Enterokolitis Nekrotikans

Prognosis NEC bergantung pada tingkat keparahan penyakit saat kondisi terdiagnosis dan pengobatan dimulai. Sekitar 8 dari 10 bayi yang mengalami NEC dapat bertahan. Sebagian bayi tersebut akan mengalami masalah kesehatan jangka panjang. Pada bayi yang mengalami NEC berat (lanjut), termasuk kerusakan seluruh dinding usus yang dapat menyebabkan perforasi (lubang usus) dan peritonitis, angka kematian mendekati 100%. 

 


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Pencegahan Enterokolitis Nekrotikans

Pencegahan NEC dimulai dari menilai risiko, seperti bayi berisiko lahir prematur, bayi yang diberikan susu formula yang terlalu pekat, dan lainnya yang telah dijelaskan di atas.

  • Ibu yang berisiko melahirkan bayi prematur diberikan injeksi kortikosteroid untuk mendorong perkembangan janin yang sehat dan menurunkan kemungkinan masalah paru dan usus janin
  • Bayi diusahakan untuk mendapatkan ASI
  • Bila bayi akan diberikan susu formula, pemberian susu harus diperhatikan dengan lebih seksama, mulai dari kebersihan hingga konsistensi susu yang diberikan
  • Bayi yang berisiko mudah tertular infeksi jangan dirawat bersama bayi yang mengalami NEC

 

 


Referensi

Referensi:

  • E, Todd. Necrotizing Enterocolitis. Medline Plus. 2011.
  • K, Arthur E. Necrotizing Enterocolitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2009.
  • my.clevelandclinic.org. Necrotizing Enterocolitis (NEC). 2021.
  • R, J. Fernando. Necrotizing Enterocolitis. Kids Health. 2011.
  • www.aboutkidshealth.ca. Necrotizing enterocolitis (NEC). 2025. (Gambar cover)
  • www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513357/. 2023.
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa