Maag Kronis, Bisakah Sembuh?

Maag kronis adalah kondisi di mana lapisan lambung meradang atau mengalami iritasi dalam waktu yang lama.

Berbagai hal dapat menyebabkan lapisan lambung meradang, seperti bakteri, minuman beralkohol, obat-obatan, stress, atau gangguan sistem imun.

Kerusakan lapisan lambung karena maag kronis lama kelamaan dapat menyebabkan terbentuknya sel-sel pra kanker apabila tidak diobati.

Apa Penyebab Maag Kronis?

Penyakit maag yang kronis bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya:

  1. Infeksi bakteri Helicobacter pylori (penyebab tersering), yang dapat menyebabkan ulkus (luka) lambung, ulkus usus, dan kanker.
  2. Kerusakan dinding lambung akibat iritasi kimia karena obat-obatan (misalnya obat golongan OAINS seperti ibuprofen), alkohol, atau akibat cairan empedu yang masuk ke lambung. Kerusakan ini dapat menyebabkan lambung erosi dan mengalami perdarahan.
  3. Gangguan sistem imun, yang menyebabkan sistem imun merusak sel-sel lambung. Penderitanya berisiko mengalami kekurangan vitamin, anemia dan kanker.

Apa Gejala Maag Kronis?

Sebagian besar orang yang menderita maag kronis akibat infeksi bakteri H. pylori tidak bergejala sampai waktu yang lama.

Gejala yang dapat muncul misalnya:

  • Nyeri perut bagian atas
  • Nyeri perut dirasakan saat berpuasa, atau setelah makan
  • Mual, muntah
  • Kembung
  • Tidak nafsu makan
  • Berat badan turun

Siapa yang Berisiko Menderita Maag Kronis?

Orang dengan pola makan dan kebiasaan yang kurang baik lebih berisiko mengalami penyakit ini, seperti misalnya:

  • Sering makan makanan tinggi lemak, tinggi garam
  • Merokok
  • Mengkonsumsi alkohol (jangka panjang)
  • Gaya hidup yang penuh tekanan (stress)

Selain itu, orang yang menderita penyakit autoimun (misalnya penyakit Crohn) juga berisiko mengalami penyakit maag kronis.

Kapan Harus ke Dokter?

Anda yang menderita penyakit ini umumnya sudah memiliki persediaan obat dan sudah mengetahui obat-obatan yang harus diminum, akan tetapi segera periksakan diri ke dokter apabila ada gejala berikut ini:

  • Gejala lebih dari seminggu, tidak membaik walaupun sudah mengkonsumsi obat
  • Muntah darah
  • Sulit menelan atau sulit bernapas
  • Berdebar-debar
  • Pingsan
  • Sangat mengantuk
  • Linglung

Penderita maag kronis berisiko mengalami perdarahan lambung dan usus halus. Segera ke dokter apabila Anda mencurigai ada gejala perdarahan.

Apa Obat untuk Maag Kronis?

Obat-obatan yang digunakan bergantung pada penyebabnya. Penyakit maag kronis akibat infeksi bakteri diobati dengan antibiotik.

Pengobatan maag akibat iritasi obat atau alkohol dimulai dengan menghentikan konsumsi obat dan alkohol.

Obat-obatan yang sering digunakan untuk mengurangi asam lambung misalnya:

  • Antasida
  • Inhibitor pompa proton, misalnya omeprazole

Dokter akan menentukan obat yang Anda perlukan setelah dilakukan pemeriksaan.

Makanan yang Harus Dihindari

Untuk mengurangi iritasi lambung, makanan yang harus dihindari antara lain:

  • Makanan tinggi garam
  • Makanan tinggi lemak
  • Alkohol
  • Daging merah dan daging-daging dengan bahan pengawet

Sedangkan makanan yang sebaiknya Anda konsumsi antara lain:

  • Buah-buahan dan sayur mayur
  • Makanan yang tinggi probiotik, misalnya yogurt dan kefir
  • Protein nabati seperti polong-polongan dan tahu
  • Daging tanpa lemak, seperti ayam dan ikan
  • Pasta, roti gandum utuh, nasi

Gejala maag yang kronis dapat berkurang apabila Anda mengkonsumsi makanan lebih sering dan dalam jumlah yang kecil.

Beberapa makanan berikut ini dapat membantu meredakan gejala dan membantu lambung menyingkirkan bakteri Helicobacter pylori:

  • Bawang putih. Bawang putih memiliki kemampuan yang efektif untuk melawan bakteri Helicobacter pylori.
  • Buah cranberry. Buah cranberry dapat membantu membunuh bakteri di dalam lambung.
  • Jahe. Jahe dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri.
  • Kunyit. Kunyit dapat membantu penyembuhan ulkus dan menghambat pertumbuhan bakteri.

Apa Komplikasi Maag Kronis?

Penyakit maag yang kronis apabila tidak diobati akan meningkatkan risiko terjadinya ulkus (luka) lambung dan perdarahan lambung.

Maag yang berkepanjangan lama kelamaan akan menyebabkan menipisnya dinding lambung dan dapat mengakibatkan perubahan pada sel-sel lambung yang bisa berubah menjadi kanker.

Perubahan sel tersebut dapat menyebabkan kemampuan menyerap zat-zat nutrisi menurun sehingga terjadi kekurangan nutrisi dan dapat mengakibatkan terjadinya anemia.

Bisakah Maag Kronis Dicegah?

Pola makan yang baik, gaya hidup sehat dan menghindari stress adalah kunci untuk mencegah penyakit ini.

Terlebih bila Anda pernah terdiagnosis menderita penyakit maag akut, konsumsi obat dan ikuti saran yang dianjurkan oleh dokter untuk mencegah maag menjadi kronis dan untuk menghindari komplikasi.

Kemungkinan maag yang kronis berubah menjadi kanker rendah, akan tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter dengan teratur apabila keluhan Anda sering muncul.

Jaga kesehatan Anda untuk menurunkan kemungkinan terkena kanker lambung dengan:

  • Banyak mengkonsumsi buah dan sayur
  • Hindari makanan yang diproses yang mengandung banyak garam dan lemak terhidrogenasi
  • Batasi daging merah, terutama yang telah diproses, atau daging yang diasap yang tinggi garam nitrat dan/atau nitrit
  • Hindari alkohol
  • Tidak merokok

 

 

 

 

 

Referensi:

  • https://ada.com/conditions/chronic-gastritis/
  • https://www.healthline.com/health/gastritis-chronic
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastritis/diagnosis-treatment/drc-20355813