Tips Mengatasi Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami.

Biasanya sakit di tenggorokan tidak perlu dikhawatirkan dan akan menghilang dengan sendirinya dalam satu minggu.

Penyebab Sakit Tenggorokan

Penyebab paling sering dari sakit pada tenggorokan adalah virus (seperti pada pilek dan flu) atau akibat merokok, akan tetapi bisa juga disebabkan oleh bakteri.

Gejala sakit di tenggorokan dapat berupa:

  • Tenggorokan nyeri terutama ketika menelan
  • Tenggorokan kering, gatal
  • Bagian mulut dalam memerah
  • Napas bau
  • Batuk
  • Pembengkakan kelenjar leher

Sakit Tenggorokan dan COVID-19

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa salah satu gejala dari penyakit COVID-19 adalah sakit tenggorokan.

Akan tetapi gejala COVID-19 dapat bervariasi atau berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Secara umum, sakit di tenggorokan bukan gejala COVID-19 yang sangat umum.

Sebuah penelitian di Cina yang dilakukan oleh badan kesehatan dunia WHO menemukan bahwa lebih dari 55.000 kasus terkonfirmasi, hanya 13,9% pasien yang mengalami gejala sakit tenggorokan.

Gejala yang lebih sering pada COVID-19 menurut WHO yaitu:

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan

Gejala lainnya antara lain:

  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Menggigil
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Masalah pencernaan seperti mual, muntah atau diare
  • Gangguan penciuman atau perasa

Bagaimana membedakan antara COVID-19 dengan pilek atau flu?

Untuk memastikan apakah Anda terkena COVID-19 atau hanya pilek atau flu, adalah dengan melakukan tes.

Gejala-gejala lainnya yang dapat membedakan antara COVID-19 dengan pilek dan flu yaitu:

  • COVID-19. Gejala berkembang perlahan, dengan gejala paling sering yaitu demam, batuk dan kelelahan.
  • Pilek. Gejala-gejala juga muncul perlahan, tetapi gejala awal yang paling sering muncul adalah sakit tenggorokan dan hidung tersumbat atau berair. Demam jarang terjadi.
  • Flu. Gejala dapat muncul tiba-tiba. Gejala lain serupa dengan COVID-19, akan tetapi pada flu ada gejala yang khas seperti menggigil, sakit kepala dan tubuh nyeri.

Bila Anda merasa memiliki gejala-gejala yang mengarah pada COVID-19, lakukan hal-hal berikut ini:

  • Tetap di rumah. Bila Anda tinggal bersama keluarga, coba untuk tetap menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya.
  • Hubungi dokter. Konsultasikan keluhan Anda dengan dokter untuk mendapatkan nasihat atau arahan mengenai perawatan di rumah.
  • Catat gejala yang Anda rasakan. Apabila Anda merasa gejala memburuk, segera hubungi tenaga medis.

Bagaimana Cara Mengatasi Sakit di Tenggorokan?

Untuk mengatasi sakit tenggorokan di rumah, Anda dapat melakukan tips berikut ini:

  • Banyak beristirahat, tidak banyak berbicara.
  • Banyak minum air. Cairan dapat menjaga tenggorokan tetap lembab dan mencegah dehidrasi.

obat sakit tenggorokan

Sumber gambar: www.pennmedicine.org

  • Mengkonsumsi makanan atau minuman hangat, misalnya sup, teh (non kafein), air hangat dengan madu.
  • Berkumur dengan air garam. Campurkan ¼-½ sendok teh garam ke dalam 120–240 ml air hangat untuk berkumur.
  • Melembabkan udara. Gunakan alat untuk melembabkan udara (humidifier) untuk mengurangi udara yang kering yang dapat mengiritasi tenggorokan. Pastikan humidifier Anda bersihkan dengan teratur agar tidak tumbuh jamur atau bakteri.
  • Anda bisa mencoba permen pelega tenggorokan untuk membantu meredakan sakit tenggorokan.
  • Hindari zat-zat yang dapat mengiritasi tenggorokan, misalnya asap rokok.

Untuk membantu meredakan rasa sakit dan tidak nyaman di tenggorokan, Anda dapat mengkonsumsi parasetamol atau ibuprofen.

Baca aturan pakai dan kontraindikasi dari obat-obatan tersebut.

Perlukah Penggunaan Antibiotik?

Karena penyebab terbanyak dari sakit tenggorokan adalah virus, penggunaan antibiotik tidak diperlukan.

Penggunaan antibiotik harus berdasarkan pemeriksaan dan resep dokter terlebih dahulu.

Dokter akan meresepkan antibiotik apabila sakit pada tenggorokan disebabkan oleh bakteri.

Periksakan diri Anda ke dokter apabila:

  • Sakit pada tenggorokan tidak membaik setelah satu minggu
  • Anda sering mengalami sakit tenggorokan
  • Sakit disertai dengan demam tinggi, atau menggigil
  • Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena diabetes atau akibat kemoterapi

Bagaimana Mencegah Sakit Tenggorokan?

Cara terbaik untuk pencegahan sakit di tenggorokan adalah dengan menghindari virus atau kuman penyebabnya dan menjalankan hidup bersih.

Berikut ini tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah sakit tenggorokan:

  • Mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah menggunakan toilet, sebelum makan, setelah bersin atau batuk.
  • Hindari menggunakan alat makan yang sama dengan orang lain, jangan berbagi makanan.
  • Gunakan tisu ketika Anda batuk atau bersin, kemudian buang dengan ke tempat sampah. Apabila tidak tersedia tisu, tutup batuk atau bersin dengan siku.
  • Gunakan cairan pembersih berbasis alkohol apabila tidak tersedia air dan sabun.
  • Hindari menyentuh benda-benda yang sering disentuh atau digunakan orang banyak
  • Bersihkan benda-benda yang sering Anda sentuh dengan sanitizer, misalnya telepon genggam, remote televisi, keyboard komputer.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

 

 

 

 

Referensi:

  • https://familydoctor.org/condition/sore-throat/ (Gambar cover)
  • https://www.healthline.com/health/sore-throat-coronavirus
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sore-throat/symptoms-causes/syc-20351635
  • https://www.nhs.uk/conditions/sore-throat/