Trajenta untuk Atasi Masalah Penyakit Diabetes Tipe 2

Bagi Anda yang memiliki penyakit diabetes terutama pada tipe 2, harus ditangani dengan penanganan medis dan penggunaan jenis obat yang tepat. Jika tidak, penyakit Anda akan semakin parah. Untuk mengatasi permasalah penyakit Anda tersebut, bisa mencoba untuk mengkonsumsi obat Trajenta, tentunya berdasarkan petunjuk dari dokter.

 

Namun sebelum mengkonsumsi produk tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Mulai dari khasiat, kandungan, efek samping, dosis dan aturan pakai, interaksi obat, hingga cara penyimpanan yang benar. Semuanya bisa Anda dapatkan lewat artikel dibawah ini.

 

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Obat Trajenta?

Produk Trajenta

Trajenta adalah jenis obat oral antihiperglikemik yang memiliki khasiat untuk mengatasi masalah penyakit diabetes. Dengan penggunaan obat ini, tentu dapat membantu tubuh untuk mengontrol kadar gula darah dengan kondisi penyakit diabetes tipe 2 yang intoleran dengan metformin.

 

Penggunaan produk ini untuk penyakit diabetes tipe 2 digunakan sebagai tambahan diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa. Selain itu juga sebagai tambahan metformin, sulphonylureas, atau kombinasi dari keduanya.

 

Trajenta dilengkapi dengan kandungan bahan aktif berupa linagliptin. Kandungan tersebut tidak cocok digunakan sebagai kandungan bahan pengobatan diabetes tipe 1 dan ketoasidosis. Oleh karena itu mengapa trajenta dikhususkan untuk pengobatan pasien dengan penyakit diabetes tipe 2.

 

Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan jumlah hormon inkretin pada tubuh dengan terikat pada DPP-4. Hormon inkretin merupakan jenis hormon yang berfungsi untuk meningkatkan pelepasan jumlah insulin pada tubuh agar kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik atau secara normal.

 

Pelepasan jumlah insulin ini terutama ketika Anda setelah makan. Tidak hanya pengontrolan kadar gula darah pada tubuh saja, tetapi hormon inkretin juga dapat bekerja dengan menurunkan jumlah gula yang diproduksi oleh organ hati pada tubuh.

 

Trajenta termasuk dalam jenis obat keras. Oleh karena itu dalam penggunaan produk ini, harus sesuai dengan petunjuk dokter. Hal tersebut karena penggunaan atau pengkonsumsian obat dibutuhkan edukasi yang tepat dan aman agar tidak membahayakan tubuh.

 

Peringatan sebelum Mengonsumsi Trajenta

 

Jika ingin mengonsumsi Trajenta untuk pengobatan diabetes Anda, maka perlu memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan pahami sebelum mengkonsumsinya agar mendapatkan manfaat yang maksimal dan tidak memperburuk kondisi penyakit Anda.

 

  1. Memiliki Alergi Obat

 

Sebelum mengkonsumsi produk ini, jika Anda memiliki riwayat alergi obat beritahukan kepada dokter terlebih dahulu. Seperti alergi atau hipersensitif terhadap kandungan linagliptin yang merupakan zat aktif dari Trajenta. 

 

  1. Memiliki Riwayat Penyakit

 

Terdapat beberapa jenis riwayat penyakit yang perlu diperhatikan dengan baik sebelum mengkonsumsi produk ini. Jika Anda memiliki riwayat penyakit seperti kolesterol yang tinggi atau pankreatitis, beritahukan kepada dokter terhadap kondisi riwayat penyakit Anda tersebut.

 

  1. Sedang Mengkonsumsi Obat atau Suplemen Tertentu

 

Jika sedang mengkonsumsi obat atau suplemen tertentu ketika akan mengkonsumsi produk ini beritahukan dokter jenis apa saja yang sedang dikonsumsi. Karena terdapat beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan interaksi obat ketika dikonsumsi bersamaan dengan Trajenta.

 

  1. Penggunaan untuk Ibu Hamil

 

Menurut Food and Drug Administration (FDA) di Amerika, obat ini termasuk dalam risiko kehamilan kategori B. Artinya penggunaan produk ini untuk ibu hamil pada beberapa penelitian tidak berisiko. Meskipun begitu tetap konsultasikan kepada dokter sebelum mengkonsumsinya.

 

Cara Pakai dan Dosis Penggunaan Trajenta

 

Produk Trajenta dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Terkait dosisnya, untuk orang dewasa adalah 5 mg satu kali sehari. Hal yang perlu diperhatikan adalah Trajenta tidak digunakan untuk anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun.

 

Untuk mendapatkan khasiat obat secara maksimal, konsumsilah sesuai dengan aturan minum obat atau anjuran dokter. Selain itu hindarilah berhenti mengkonsumsi obat ketika tubuh Anda sudah terasa lebih baik. Anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter sebelum berhenti mengkonsumsinya.

 

Hal yang tidak kalah penting diperhatikan ketika mengkonsumsi produk ini adalah jangan sampai Anda merubah dosis seperti mengurangi atau menambah dosis yang dianjurkan. Apalagi ketika merubah dosis tersebut Anda lakukan tanpa sepengetahuan dokter.

 

Perlu Anda ketahui, penggunaan dosis yang diberikan kepada Anda merupakan sudah termasuk dalam pertimbangan dokter sesuai dengan kondisi kesehatan dan respon tubuh Anda terhadap pengobatan yang diberikan. Oleh karena itu taatilah setiap dosis yang diberikan agar mendapatkan manfaat maksimal.

 

Efek Samping Penggunaan Trajenta

 

Ketika mengkonsumsi Trajenta, Anda mungkin bisa mengalami beberapa efek samping yang dirasakan oleh tubuh. Efek samping yang dirasakan ini dapat berbeda-beda setiap orang. Lalu apa saja efek samping yang bisa dirasakan tubuh dari penggunaan obat ini ? 

 

  1. Trajenta Mempengaruhi Kadar Gula Darah Tubuh

 

Penggunaan Trajenta dapat mempengaruhi jumlah kadar gula darah pada tubuh. Karena hal itu, Anda bisa merasakan efek samping berupa hipoglikemia dan hiperglikemia. Maka untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut selama pengobatan berlangsung, konsultasikan kepada dokter. 

 

  1. Gejala Pankreatitis

 

Ketika mengkonsumsi produk ini, Anda bisa mengalami gejala penyakit pankreatitis. Gejala yang Anda rasakan adalah seperti nyeri yang cukup parah pada bagian perut atas menjalar hingga ke punggung, merasa mual dan muntah, selera makan hilang, dan detak jantung menjadi lebih cepat.

 

  1. Alergi

 

Efek samping lainnya yang bisa dirasakan adalah berupa alergi. Tanda-tanda alergi tersebut adalah seperti muncul kemerahan pada kulit, kulit terasa gatal, bengkak pada area wajah (bibir, lidah, dan mata), tenggorokan bengkak, kulit mengelupas, dan kesulitan bernapas.

 

  1. Efek Samping Umum

 

Selain efek samping di atas, terdapat pula efek samping umum yang bisa Anda rasakan. Seperti sakit kepala, diare, batuk, radang tenggorokan, dan hidung tersumbat.

 

Namun yang perlu diperhatikan ketika mengalami efek samping ini adalah ketika Anda mengalami rasa nyeri pada sendi dan otot yang cukup hebat dan berlangsung lama. Selain itu terdapat tanda-tanda gagal jantung seperti sesak napas, kaki bengkak, dan berat badan bertambah.

 

Jika Anda mengalami kondisi tersebut yang tidak kunjung reda atau semakin memburuk, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Dokter akan memberikan penanganan medis sesuai dengan gejala efek samping pada tubuh Anda.

 

Interaksi Obat

 

Terdapat beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan Trajenta ketika dikonsumsi secara bersamaan. Hal tersebut dapat memicu munculnya efek samping, penyakit semakin parah atau menurunkan fungsi kerja obat. Jenis obat tersebut adalah:

 

  • Carbamazepine.
  • Acetohexamide.
  • Chlorpropamide.
  • Glimepiride.
  • Glipizide.
  • Glyburide.
  • Nateglinide.
  • Phenytoin.
  • Phenobarbital.
  • Rifampin.
  • Ritonavir.

 

Cara Penyimpanan Trajenta yang Benar

 

Untuk menjaga kualitas produk, maka disarankan Anda untuk menyimpannya di tempat yang memiliki suhu ruangan di bawah 300C. Hindarilah menyimpannya di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung.

 

Selain itu yang perlu diperhatikan juga adalah hindarilah menyimpan produk di tempat yang memiliki tingkat kelembaban tinggi, misalnya di kamar mandi. Jauhkanlah pula produk dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharan untuk menghindari penyalahgunaan obat.

 

Kemudian, jika produk sudah tidak dikonsumsi lagi atau telah kadaluarsa disarankan untuk langsung membuangnya. Namun untuk membuangnya ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Anda perlu menaati tata cara membuang obat yang baik dan benar serta aman untuk dilakukan.

 

Caranya adalah hindari mencampur produk dengan sampah rumah tangga. Selain itu jangan membuangnya di saluran pembuangan air seperti di toilet. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya, Anda bisa menanyakannya secara langsung kepada apoteker atau dokter. 

 

Itulah informasi seputar obat Trajenta, mulai dari khasiat, kandungan, efek samping, dosis dan aturan pakai, interaksi obat, hingga cara penyimpanan yang benar. Perhatikan dan pahami dengan baik informasi tersebut Anda agar mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan obat.

 

Jika Anda sedang membutuhkan Trajenta untuk mengatasi penyakit diabetes, bisa membelinya di apotik online Medicastore. Anda tinggal mengirimkan resep dari dokter ke kami, nantinya staf Medicastore akan menghubungi Anda lebih lanjut.  Medicastore adalah apotik online terpercaya dan terlengkap di Indonesia.

 

Selain obat, Anda juga bisa mendapatkan semua kebutuhan kesehatan di apotik Medicastore. Kunjungi halaman utama website Medicastore di sini untuk melakukan pembelian produk dengan harga yang terjangkau!