10 Obat Antispasmodik yang Bisa Diberikan Dokter Untuk Mengatasi Nyeri Akibat Batu Ginjal

Antispasmodik merupakan obat yang bisa diberikan untuk mengatasi nyeri akibat batu ginjal. Obat antispasmodik sendiri sebenarnya memiliki jenis yang sangat beragam. Anda bisa menggunakan salah satunya, sesuai dengan rekomendasi atau resep yang diberikan oleh dokter.

 

Antispasmodik masuk ke dalam golongan obat yang bersifat sebagai relaksan untuk mengendurkan otot polos. Sehingga nyeri spasmodik yang terasa dalam tubuh bisa berkurang. Kali ini kami akan berbagi informasi tentang apa itu batu ginjal dan beberapa obat antispasmodik yang bisa digunakan.

 

10 Obat Antispasmodik Untuk Batu Ginjal

Obat antispasmodik

Berikut beberapa obat antispasmodik untuk batu ginjal yang biasa diresepkan dokter bagi penderitanya.

 

1. Spasmal

 

Antispasmodik pertama yang biasa diberikan dokter untuk mengobati batu ginjal adalah Spasmal. Obat ini masuk dalam golongan obat keras berbentuk tablet yang bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak. Kandungan yang ada di dalamnya adalah hyoscine butylbromide dan paracetamol.

 

Paracetamol dalam obat ini berguna untuk menghilangkan rasa nyeri. Sedangkan hyoscine butylbromide bermanfaat untuk membuat otot jadi lebih rileks. Untuk dosisnya Anda bisa mengikuti anjuran dokter, sesuai dengan keluhan yang dirasakan.

 

Tapi secara umum dosis spasmal tablet ialah diminum 3 kali sehari 1-2 tablet untuk orang dewasa. Untuk anak-anak diminum 3 kali sehari ½-1 tablet sebanyak 3 kali sehari. Obat ini bisa diminum setelah makan dan ditelan secara utuh bersama air putih.

 

2. Spasminal

 

Spasminal merupakan obat yang bisa meringankan nyeri pada perut baik karena kram otot maupun karena gejala batu ginjal. Sama seperti Spasmal, Spasminal juga mengandung 2 bahan aktif yakni hyoscine butylbromide dan paracetamol.

 

Obat ini termasuk dalam golongan obat resep dan hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa. Mengenai dosisnya bisa dikonsumsi 1-2 tablet 3 kali sehari, dosis maksimalnya adalah 6 tablet per hari. Tapi akan lebih baik jika Anda mengonsumsi obat ini sesuai dengan resep dari dokter.

 

3. Buscopan

 

Obat antispasmodik lain yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi kram dan nyeri perut karena batu ginjal adalah Buscopan. Kandungan hyoscine butylbromide pada Buscopan berguna untuk mengurangi pergerakan otot-otot yang ada di sistem saluran pencernaan dan saluran kencing.

 

Bentuk fisik Buscopan terdiri dari 2 jenis yakni tablet dan injeksi atau suntikan. Untuk yang berbentuk suntikan, hanya bisa diberikan oleh dokter atau tim medis di rumah sakit. Sedangkan yang tablet, dosis umumnya adalah 3 kali sehari sebanyak 1-2 tablet.

 

4. Buscopan Plus

 

Selain Buscopan, biasanya dokter juga akan memberikan Buscopan Plus untuk mengatasi nyeri karena batu ginjal. Obat ini masuk dalam golongan obat keras jadi hanya bisa digunakan atau dibeli dengan resep dokter.

 

Buscopan Plus merupakan obat yang bisa dikonsumsi orang dewasa dengan dosis 1-2 tablet sebanyak 3 kali sehari. Dalam jangka waktu sehari tersebut, Anda hanya boleh mengonsumsi obat ini maksimal 6 tablet.

 

5. Dormi Compositum Kaplet

 

Dormi Comp yaitu obat berbentuk kaplet yang berguna untuk mengobati kejang saluran empedu dan kolik ginjal. Obat ini masuk dalam golongan obat keras dan harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter. Mengenai dosisnya, diminum 1-2 kaplet sebanyak 3 kali dalam sehari.

 

6. Gitas Plus Kaplet

 

Berikutnya untuk mengatasi nyeri, kram, maupun kejang pada perut Anda bisa menggunakan Gitas Plus Kaplet. Selain mengobati nyeri, obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati sakit kepala, nyeri menstruasi, sakit, gigi, dan nyeri persendian.

 

Gitas Plus termasuk golongan obat keras dan tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil maupun menyusui. Mengenai dosisnya, Anda bisa mengonsumsi obat ini 1-2 kaplet dan diminum 3 kali sehari.

 

7. Procolic

 

Procolic merupakan obat yang antispasmodik yang memiliki kandungan metamizole dan hyoscine-N-butylbromide di dalamnya. Gabungan 2 kandungan ini berguna untuk mengobati kolik empedu atau rasa nyeri karena adanya batu yang menyumbat saluran empedu.

 

Sama seperti beberapa obat antispasmodik sebelumnya, dosis Procolic adalah 1-2 tablet dan diminum 3 kali sehari setelah makan. Tapi supaya lebih pasti Anda bisa mengonsumsi obat ini sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter.

 

8. Scofa

 

Selanjutnya ada Scofa yakni obat antispasmodik yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi rasa nyeri karena batu ginjal. Penggunaan obat ini harus sesuai dengan resep dokter karena termasuk golongan obat keras.

 

Setelah mengonsumsi obat ini maka nyeri pada perut akan berkurang atau terasa jauh lebih baik. Dosis yang diberikan dokter untuk mengonsumsi obat ini biasanya adalah 1-2 tablet dan diminum sebanyak 3 kali sehari.

 

9. Scopma

 

Scopma merupakan obat antispasmodik berbentuk kaplet yang berguna untuk mengobati nyeri perut dan masuk dalam golongan obat keras. Perlu diingat bahwa penggunaan obat ini sebaiknya berdasarkan petunjuk dari dokter.

Mengenai dosisnya, untuk orang dewasa minum 1-2 kaplet sebanyak 4 kali sehari. Sedangkan untuk anak dengan usia 6-12 tahun bisa menggunakan obat ini 1 kaplet sebanyak 3 kali sehari.

 

10. Scopma Plus

 

Terakhir obat antispasmodik yang juga bisa digunakan untuk mengobati nyeri karena batu ginjal adalah Scopma Plus. Kandungan hyoscine-N-butylbromide pada obat ini akan memberikan efek rileks pada kram perut, kejang kandung kemih, dan kolik ginjal.

 

Sama seperti Scopma, Scopma plus juga termasuk obat yang hanya boleh digunakan berdasarkan petunjuk dari dokter. Mengenai dosisnya dokter biasanya akan menganjurkan 1-2 kaplet dan diminum sebanyak 3 kali sehari untuk orang dewasa.

 

Itulah beberapa rekomendasi obat antispasmodik yang bisa diberikan dokter untuk mengatasi nyeri perut karena batu ginjal. Anda bisa mendapatkan berbagai obat di atas dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang terjamin hanya di Medicastore.

 

Kenali Batu Ginjal Serta Penyebab dan Gejalanya

 

Batu ginjal sendiri merupakan penyakit yang mana di dalam ginjal terbentuk endapan padat yang berasal dari zat kimia dalam urin. Endapan padat inilah yang dikenal sebagai batu ginjal dan ukurannya beragam, bisa mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar kacang polong.

 

Penyebab penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis utamanya adalah tingginya kadar zat kimia seperti kalsium, fosfor, dan asam oksalat dalam urin. Sampai akhirnya zat-zat tersebut berubah bentuk menjadi kristal dan menumpuk di ginjal. Seiring berjalannya waktu, kristal tadi akan semakin keras seperti batu.

 

Beberapa gejala yang muncul jika mengalami batu ginjal diantaranya merasakan nyeri di area bawah perut dan saat buang air kecil. Gejala lainnya adalah terdapat darah dalam urin dan berbau tidak sedap. Anda juga bisa mengalami di mana urine keluar sangat sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali.

 

Jika mengalami gejal-gejala seperti yang telah disebutkan diatas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Dapatkan Obat Antispasmodik untuk Batu Ginjal Hanya di Medicastore

 

Penyakit yang satu ini bisa diobati dengan beberapa obat yang sudah direkomendasikan sebelumnya. Nah, jika Anda memerlukan salah satu atau beberapa di antaranya, memesan di apotik online Medicastore adalah salah satu pilihan yang tepat.

 

Melalui Medicastore Anda tidak akan kesulitan lagi untuk mendapatkan obat antispasmodik untuk batu ginjal. Anda hanya perlu duduk di rumah dan berkunjung ke halaman utama website resmi Medicastore untuk melakukan pemesanan. Untuk obat yang termasuk dalam golongan obat keras, maka Anda akan diminta untuk mengirimkan resep dokter terlebih dahulu disini.

 

Setelah itu obat akan diantar ke alamat Anda secepat mungkin. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi halaman Medicastore di sini!