Atorvastatin, Ketahui Dosis Pakai dan Efek Sampingnya!
Kesehatan Bekti-Medicastore
24-01-2023

Atorvastatin, Ketahui Dosis Pakai dan Efek Sampingnya!

Atorvastatin merupakan jenis obat golongan statin memiliki fungsi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL dan trigliserida), dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Jika kolesterol dalam darah tetap terjaga dalam kadar normal, maka risiko terjadinya stroke dan serangan jantung akan semakin rendah. Obat ini bermanfaat untuk menurunkan kadar lipid pada hiperkolesterolemia atau dislipidemia.

Cara Kerja, Dosis dan Aturan Pakai Atorvastatin

Atorvastatin, obat untuk menurunkan kolesterol

Atorvastatin akan bekerja lebih efektif jika dibarengi dengan gaya hidup sehat seperti mengatur pola makan, berolahraga, berhenti merokok, menerapkan diet rendah lemak, dan lainnya.

Obat ini termasuk jenis obat yang harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter agar tidak terjadi efek samping yang membahayakan tubuh bagi yang mengkonsumsinya. Dalam artikel ini kami informasikan beberapa hal terkait Atorvastatin, dosis pakai serta efek sampingnya.

Berikut ini dosis dan aturan pakai Atorvastatin yang wajib Anda ketahui sebelum mengkonsumsinya.

Tujuan: Penanganan familial homozygous hypercholesterolaemia atau kolesterol tinggi yang diturunkan dari kedua orang tua.

  • Dewasa: 10–80 mg per hari, digunakan sebagai tambahan untuk pengobatan penurun lipid lainnya.

Kondisi: Penanganan heterozygous familial hypercholesterolaemia atau kolesterol tinggi yang diturunkan dari salah satu orang tua, non familial hypercholesterolaemia atau kolesterol tinggi bukan karena keturunan, dan dislipidemia.

  • Dewasa: Dosis awal 10–20 mg, 1 kali sehari. Pada pasien dengan kadar kolesterol yang sangat tinggi, dosis awal dapat dimulai dari 40 mg, 1 kali shari. Dosis dapat disesuaikan dengan respon tubuh terhadap pengobatan dalam 2–4 minggu. Dosis maksimal yaitu 80 mg per hari.
  • Anak-anak di atas 10 tahun: Dosis awal 10 mg, 1 kali sehari. Dosis bisa dinaikkan setelah 4 minggu, tergantung pada respon tubuh terhadap pengobatan. Dosis maksimal yaitu 20 mg per hari.

Kondisi: Pencegahan penyakit kardiovaskular pada pasien yang berisiko tinggi.

  • Dewasa: 10 mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan kondisi pasien.

Peringatan Sebelum Mengkonsumsi Atorvastatin

Sebelum mengkonsumsi Atorvastatin, Anda perlu memperhatikan berikut ini.

  1. Jangan mengkonsumsi Atorvastatin apabila Anda alergi terhadap obat ini.
  2. Beri tahu dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit hati, gangguan tiroid, penyakit ginjal, diabetes, atau gangguan otot.
  3. Selama menjalani pengobatan dengan Atorvastatin, Anda tidak diperbolehkan mengkonsumsi alkohol. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan kadar trigliserida dan risiko kerusakan pada organ hati.
  4. Beri tahu dokter apabila Anda sedang hamil, menyusui, ataupun sedang merencanakan kehamilan.
  5. Beri tahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini dilakukan untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  6. Segera temui dokter apabila Anda mengalami reaksi alergi atau overdosis, setelah mengkonsumsi Atorvastatin.

Cara Mengkonsumsi Atorvastatin dengan Benar

Perhatikan cara mengkonsumsi Atorvastatin yang benar berikut ini.

  1. Sebelum mengkonsumsi obat ini pastikan untuk mengikuti anjuran dokter dan membaca informasi yang tertera pada label kemasan.
  2. Konsumsi tablet Atorvastatin dengan cara menelannya secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Obat ini dapat dikonsumsi sesudah ataupun sebelum makan. Jangan menghancurkan ataupun membelah tablet karena hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
  3. Apabila Anda juga mengkonsumsi obat lain untuk menurunkan kolesterol, seperti cholestyramine atau colestipol, makan konsumsilah Atorvastatin 1 jam sebelum atau 4 jam setelahnya.
  4. Usahakan untuk setiap harinya mengkonsumsi obat ini pada jam yang sama. Apabila Anda lupa mengkonsumsinya, maka segera konsumsi ketika teringat jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, maka abaikan dan jangan menggandakan dosisnya.
  5. Habiskan dosis yang telah diberikan dan jangan berhenti mengkonsumsi obat ini tanpa seizin dokter, meskipun Anda sudah merasa lebih sehat. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mencegah kemungkinan gejala muncul kembali.
  6. Simpanlah obat ini pada suhu ruangan dan di tempat yang kering,serta terhindar dari sinar matahari. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Efek Samping Penggunaan Atorvastatin

Atorvastatin memiliki efek samping yang sifatnya ringan dan terjadi secara mendadak. Beberapa efek samping yang umum terjadi, seperti sakit perut secara tiba-tiba, konstipasi, buang-buang angin (kentut), juga dispepsia.

Sementara dispepsia akan ditandai dengan gejala nyeri pada perut bagian atas yang disertai dengan cepat kenyang, bersendawa, kembung, mual, muntah, penurunan nafsu makan, dan dada terasa panas.

Sedangkan pada pemberian dosis tinggi, efek samping obat ini terjadi akibat peningkatan enzim dalam tubuh di atas normal. Berkaitan dengan hal tersebut, terdapat pula beberapa efek samping yang jarang terjadi.

Efek Samping yang Lebih Jarang Terjadi

Berikut ini beberapa efek samping yang lebih jarang terjadi, di antaranya.

  1. Efek samping pada tubuh, seperti pembengkakan wajah, demam, nyeri dada, serta tubuh menjadi terasa lelah dan tidak nyaman.
  2. Efek samping pada organ pencernaan, mulut kering, mual dan muntah, ulkus lambung, peradangan dinding lambung, anoreksia, diare, feses berwarna gelap, atau penyakit kuning.
  3. Efek samping pada sistem pernapasan, seperti bronkitis, asma, pneumonia, keluarnya darah dari hidung, atau iritasi di dalam lapisan hidung (rhinitis), dan sesak nafas.
  4. Efek samping pada sistem saraf, seperti amnesia, pusing, penurunan gairah seksual, mood swing, depresi, insomnia, kesemutan, penurunan kesadaran, gangguan koordinasi gerak, gerakan tidak normal pada tubuh atau ketegangan otot.
  5. Efek samping pada otot, tulang, dan sendi seperti, nyeri otot atau peradangan serabut otot, kram tungkai, peradangan pada jaringan tulang rawan, peradangan pada bantalan sendi, dan melemahnya otot tubuh akibat gangguan saraf.
  6. Efek samping pada kulit, seperti keringat berlebih, kulit kering, jerawat, eksim kulit, peradangan pada kulit, gatal-gatal, biduran, atau luka terbuka pada kulit.
  7. Efek samping pada sistem reproduksi, seperti impotensi, infeksi saluran kemih, nyeri saat buang air kecil atau kesulitan buang air kecil, batu ginjal, kencing darah, pembengkakan payudara, dan adanya protein dalam urin.
  8. Efek samping pada panca indera, seperti glaukoma, mata kering, kehilangan kemampuan perasa, gangguan perkembangan penglihatan, atau telinga berdenging.
  9. Efek samping pada sistem peredaran darah, seperti hipertensi, jantung berdebar, migrain, pingsan, gangguan detak jantung, pelebaran pembuluh darah, darah rendah, peradangan pembuluh darah, atau nyeri dada akibat jantung koroner.

Efek Samping Atorvastatin

Selain efek samping umum dan jarang terjadi, penggunaan Atorvastatin juga dapat memicu efek samping yang serius. Risikonya pun semakin tinggi jika pemakaian dibarengi dengan obat lain.

Salah satu efek samping mengkonsumsi obat ini yang serius karena hal tersebut yaitu rabdomiolisis, yang ditandai dengan beberapa gejala berikut ini:

  1. Nyeri otot;
  2. Sensitif pada otot;
  3. Lemah pada otot;
  4. Demam tinggi;
  5. Rasa sangat lelah;
  6. Urine berwarna gelap.

Selain rabdomiolisis, terdapat juga efek samping serius yang jarang terjadi. Beberapa efek samping tersebut, di antaranya seperti:

  1. Anafilaksis, yaitu efek samping yang disebabkan oleh alergi berat.
  2. Edema angioneurotik, yaitu pembengkakan pada kulit, kotak suara, dan area lainnya. Efek samping ini bisa saja terjadi dalam waktu yang lama apabila tidak ditangani segera.
  3. Fatigue, yaitu rasa lelah dan kekurangan energi yang berlangsung secara terus-menerus dan dalam waktu lama.
  4. Gagal hati, yaitu kondisi saat sebagian besar organ hati mengalami kerusakan. Hal ini membuat hati tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Meskipun Atorvastatin memiliki manfaat yang baik, tetapi seseorang yang memiliki alergi obat perlu berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Tidak disarankan untuk mengkonsumsinya tanpa resep dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Apabila terjadi reaksi alergi sesaat setelah pemakaian, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat sebagai langkah penanganan dan perawatan yang tepat.

Demikian informasi seputar Atorvastatin semoga dapat membantu Anda. Nah, bagi Anda yang sedang membutuhkan beberapa jenis obat namun terhalang jarak dan kesibukan.

Kini Anda tidak perlu khawatir karena ada Medicastore! Anda cukup memanfaatkan gadget dan memesan obat yang diperlukan dari rumah dan dari mana saja. Temukan kebutuhan obat Anda dan keluarga di Medicastore!