Waspada Penyebab Diabetes pada Remaja, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Penyakit diabetes identik hanya dialami oleh orang tua atau lanjut usia (lansia) seperti usia 40 tahun ke atas. Namun kini paradigma ini mulai bergeser karena ternyata saat ini tidak sedikit remaja yang menderita penyakit diabetes. Maka dari itu penting ketahui penyebab diabetes pada remaja yang wajib diwaspadai.

 

Dengan gaya hidup modern yang serba cepat dan cenderung tidak sehat, parahnya diabetes yang diderita oleh remaja cenderung lebih berbahaya dibandingkan lansia. Sebagai langkah pencegahan, berikut ini kami bagikan penyebab, gejala, dan cara mencegah secara lengkap pada informasi di bawah ini.

 

Penyebab Diabetes pada Remaja yang Perlu Diwaspadai

 

Penyebab remaja mengalami penyakit diabetes terutama tipe dua banyak dipengaruhi karena gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan tidak seimbang, obesitas, kurang olahraga, hingga stres dan kurang tidur. Selain itu faktor genetik juga berperan besar dalam menentukan jenis diabetes yang diderita.

 

1. Pola Makan Tidak Seimbang

 

Kebiasaan sering mengkonsumsi junk food, makanan olahan, minuman bersoda  dan manis yang merupakan makanan tinggi gula, karbohidrat, dan lemak jenuh menjadi penyebab utama remaja mengalami diabetes. Pola makan ini menyebabkan terjadi resistensi insulin mengakibatkan kenaikan berat badan.

 

Penyebab diabetes pada remaja semakin tinggi resikonya terjadi ketika makan makanan tinggi gula dan lemak jenuh. Jika dibiarkan kebiasaan ini maka kadar gula darah dalam tubuh tidak bisa dikontrol dengan baik yang mengakibatkan penderitanya mengalami penyakit diabetes. 

 

2. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

 

Obesitas yang ditandai dengan banyaknya lemak tubuh berlebihan terutama di area perut dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin secara efektif.  Hal ini diakibatkan lemak tubuh tersebut memicu terjadinya peradangan kronis yang menyebabkan sel-sel tubuh kebal terhadap insulin.

 

Akibatnya pankreas bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin hingga mengalami kelelahan. Hal inilah yang membuat tubuh gagal mengontrol kadar gula darah yang membuat meningkatnya remaja mengalami penyakit diabetes.

 

3. Kurangnya Olahraga dan Aktivitas Fisik

 

Saat ini banyak remaja menghabiskan waktunya di depan layar komputer atau ponsel. Aktivitas ini menyebabkan berkurangnya kesempatan remaja untuk berolahraga dan bergerak. Akibatnya metabolisme tubuh melambat, menurunkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, dan memicu kenaikan berat badan.

 

Ketika mengalami resistensi insulin, sel-sel tubuh tidak dapat merespon insulin secara efektif. Kondisi ini menyebabkan glukosa menumpuk di aliran darah yang berakibat remaja mengalami penyakit diabetes.

 

4. Faktor Genetik

 

Faktor genetik juga bisa mempengaruhi remaja mengalami diabetes. Oleh karena itu bagi Anda yang memiliki orang tua atau saudara kandung yang memiliki riwayat menderita diabetes juga meningkatkan risiko penyakit tersebut.

 

Faktor genetik ini tidak hanya diturunkan dari orang tua ke anaknya saja. Namun juga dapat diturunkan dari kakek neneknya ke cucunya. Maka dari itu bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes penting untuk mewaspadai dan melakukan pencegahan sejak dini untuk mengurangi resikonya.

 

5. Stres dan Kurang Tidur

 

Penyakit diabetes pada remaja juga disebabkan karena mengalami stres dan kurang tidur. Pengelolaan stres tidak baik dan kurang tidur bisa mempengaruhi kadar gula darah. Parahnya jika remaja mengalami stres kronis dapat memicu peningkatan kadar hormon kortisol yang mempengaruhi regulasi gula darah.

 

Selain itu waktu tidur yang kurang menjadi salah satu pemicu utama remaja mengalami diabetes. Kurang tidur menyebabkan terganggu metabolisme glukosa dan memicu resistensi insulin.

 

Gejala Diabetes pada Remaja yang Sering Tidak Disadari

 

Gejala dari penyebab diabetes pada remaja seringkali tidak disadari oleh penderitanya. Jika Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini maka perlu diwaspadai:

  • Lebih mudah lelah meskipun sudah tidur dan istirahat yang cukup.
  • Berat badan turun secara tiba-tiba.
  • Sering buang air kecil berlebihan terutama di malam hari.
  • Sering merasa lapar dan ingin makan lebih banyak dari biasanya.
  • Penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat.
  • Proses penyembuhan luka terutama pada kulit kaki cenderung lama.

 

Cara Mencegah Diabetes pada Remaja Sejak Dini

 

Pola Makan Sehat untuk Mencegah Diabetes pada Remaja

 

Penyakit diabetes bisa dicegah sejak dini dengan beberapa langkah proaktif. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes pada remaja sejak dini, yaitu:

 

1. Mengontrol Berat Badan Ideal

 

Obesitas menjadi salah satu faktor utama seseorang mengalami penyakit diabetes. Oleh karena itu mengontrol berat badan tetap ideal menjadi langkah penting bagi remaja untuk mengurangi risiko mengalami diabetes hingga 58%. 

 

Bersumber dari RS Wonolangan, penurunan berat badan sebesar 5-10 kg bisa menurunkan risiko penyakit diabetes secara signifikan. Untuk menjaga berat badan ideal ini, Anda bisa melakukannya melalui kombinasi menerapkan pola makan sehat dan olahraga secara teratur.

 

2. Menerapkan Pola Makan Sehat

 

Cara pencegahan selanjutnya adalah menerapkan pola makan sehat. Mulailah untuk membiasakan mengkonsumsi makanan sehat kaya protein rendah lemak dan serat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian karena dapat membantu menurunkan risiko remaja terkena penyakit diabetes.

 

Penting untuk mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau nasi merah. Anda juga perlu mengganti gula dengan pemanis rendah kalori dan kromium. Pasalnya jenis pemanis ini dapat membantu meningkatkan insulin dalam tubuh. Alhasil gula darah dalam tubuh bisa dikontrol.

 

3. Olahraga dan Beraktivitas Fisik Secara Teratur

 

Mulailah untuk rutin olahraga dan beraktivitas fisik. Lakukan olahraga setidaknya 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu. Dengan rutin berolahraga dan beraktivitas fisik ini dapat membantu mengontrol berat badan, menurunkan kadar gula darah, dan meningkatkan sensitivitas kadar insulin dalam tubuh. 

 

Contoh olahraga dan aktivitas fisik yang dianjurkan untuk mencegah penyakit diabetes adalah berjalan kaki, bersepeda, atau latihan kardiovaskular lainnya. Bisa juga melakukan olahraga yang disenangi, seperti bermain basket atau futsal.

 

4. Manajemen Stres dan Tidur yang Cukup

 

Penyebab diabetes pada remaja juga bisa diatasi dengan melakukan manajemen stres dengan baik dan tidur yang cukup. Manajemen stres dapat dilakukan dengan meditasi, yoga, atau latihan pernapasan. Aktivitas tersebut membantu menstabilkan hormon yang mempengaruhi gula darah.

 

Selain itu penting juga untuk tidur yang cukup setidaknya 7-9 jam setiap malam. Tidur yang cukup membantu menjaga kesehatan metabolisme gula darah tubuh dan berperan penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

 

5. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

 

Terakhir, lakukan pemeriksaan kesehatan kadar gula darah terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes. Deteksi dini dapat membantu pengelolaan penyakit sebelum berkembang menjadi lebih parah.

 

Anda juga bisa konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan langkah-langkah pencegahan diabetes pada remaja sesuai dengan kondisi kesehatan yang dimiliki.

 

Temukan Produk Pendukung Diabetes di Apotek Medicastore

 

Diabetes pada remaja banyak dipengaruhi karena pola makan tidak seimbang, obesitas, kurang olahraga dan aktivitas fisik, faktor genetik, hingga stres dan kurang tidur. Sebagai langkah pencegahan Anda bisa untuk memulai mengontrol pola makan sehat, hingga rutin melakukan olahraga.

 

Anda juga bisa melakukan pencegahan diabetes dengan melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Temukan alat tes gula darah di apotek Medicastore yang telah berpengalaman menyediakan berbagai pilihan produk kesehatan untuk mencegah penyakit diabetes.

 

Pembelian obat dan suplemen kesehatan bisa dilakukan melalui aplikasi Medicastore. Aplikasi ini bisa didownload melalui Play Store. Download aplikasinya sekarang dan nikmati kemudahan pembelian obat dan suplemen kesehatan untuk mencegah penyebab diabetes pada remaja.

 

Referensi:

  1. https://gizi.fikk.unesa.ac.id/post/diabetes-pada-remaja-memahami-kondisi-dan-mengelola-gejala
  2. https://mandayahospitalgroup.com/id/ciri-ciri-diabetes-di-usia-muda/
  3. https://www.choa.org/parent-resources/diabetes/signs-of-type-1-diabetes
  4. https://www.nhs.uk/conditions/type-1-diabetes/symptoms/
  5. https://ayosehat.kemkes.go.id/diabetes-ancaman-nyata-generasi-muda
  6. https://rswonolangan.ihc.id/artikel-detail-713-Mengenal-Penyebab-dan-Pencegahan-Diabetes-pada-Usia-Muda.html
  7. https://www.emc.id/id/care-plus/waspada-diabetes-usia-muda-berikut-penyebabnya