Waspada Penyakit Aids Secara Klinis Baru Menampakan Gejalanya Antara  7 – 10 Tahun
Bekti-Medicastore
01-12-2021

Waspada Penyakit Aids Secara Klinis Baru Menampakan Gejalanya Antara 7 – 10 Tahun

Orang banyak yang mengira penyakit AIDS dan HIV merupakan hal yang sama, tetapi sebenarnya keduanya merupakan hal yang berbeda. Infeksi HIV terjadi ketika virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) menginfeksi tubuh dimana virus ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh. Bila tidakditangani dengan tepat, maka infeksi HIV ini bisa menjadi AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) yaitu kondisi kronis yang sangat membahayakan jiwa akibat virus HIV. Perubahan ini berlangsung dalam waktu yang lama, bisa antara 7-10 tahun, hingga akhirnya akan timbul berbagai gejala penyakit akibat sistem kekebalan tubuh yang sudah rusak.

Gejala penyakit infeksi HIV yang dialami bisa berbeda-beda tergantung dari fase infeksi yang sedang terjadi. Pada fase awal yang biasanya terjadi pada 2-4 minggu setelah virus mulai memasui tubuh, maka gejala yang dirasakan menyerupai gejala flu. Sedangkan pada fase infeksi laten klinis yang bisa berlangsung selama bertahun-tahun, penderita malah tidak akan merasakan gejala apapun hingga akhirnya sistem pertahanan tubuh mulai rusak dan berkembang menjadi AIDS. Untuk memperlambat progresi virus HIV biasanya akan diberikan obat antiretroviral (ARV), sedangkan untuk mengatasi gejalan lain yang dirasakan seperti misalnya diare, infeksi jamur dan pneumonia bisa diberikan obat yang sesuai untuk kondisi tersebut.

Medicastore merupakan apotek online yang telah beroperasi lebih dari 10 tahun. Di Medicastore Anda bisa mendapatkan obat-obatan yang langka atau susah dicari di apotek lain. Selain itu banyak ragam produk kesehatan lain yang bisa Anda dapatkan di apotek Medicastore, diantaranya produk obat herbal, suplemen kesehatan, alat kesehatan, produk kecantikan kulit, produk untuk ibu hamil dan menyusui serta produk perawatan bayi.

Jika anda ingin membeli obat yang berkualitas, anda bisa mempercayakan saja kepada Medicastore. Hanya di Medicastore, anda akan mendapatkan obat dengan  harga yang terjangkau. Anda pun tidak perlu mengeluarkan uang yang besar untuk membeli sebuah obat. Berikut ini ada beberapa alasannya.

 

Infeksi HIV bisa tidak menunjukkan gejala sama sekali, bila tidak ditangani dengan tepat maka infeksi HIV bisa menjadi AIDS yang bisa membahayakan jiwa. Proses ini bisa berlangsung selama bertahun-tahundan selama itu pula orang dengan infeksi HIV bisa menularkan virus tersebut ke orang lain.

 

Penyakit AIDS Secara Klinis Baru Menampakkan Gejalanya Antara 7-10 Tahun Kemudian

Penyakit Aids Baru Dirasakan Gejalanya 7-10 Tahun Kemudian

AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan penyakit kronis akibat infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus), yaitu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak semua infeksi HIV akan menjurus menjadi AIDS bila ditangani dengan tepat, tetapi orang yang mengalami AIDS sudah pasti pernah terinfeksi virus HIV sebelumnya.

 

1.            Asal Usul Penyakit AIDS

Penyakit AIDS sendiri pertama terdeteksi lebih dari 2 dekade yang lalu. Virus HIV ini sendiri pertama kali ditemukan di Afrika dan merupakan bentuk mutasi dari Simian Immunodeficiency Virus (SIV) yang secara alami menginfeksi hewan simpanse jenis tertentu. Mengenai asal mula bagaimana virus yang terdapat pada simpanse bisa menginfeksi manusia sendiri masih banyak menjadi perdebatan. Ada teori yang mengatakan bahwa virus tersebut berpindah dari simpanse ke manusia akibat kebiasaan memburu dan mengkonsumsi daging simpanse di wilayah tersebut, sehingga manusia kontak langsung dengan darah simpanse yang terinfeksi virus tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan, perpindahan virus tersebut dari simpanse ke manusia telah terjadi sejak tahuan 1800-an. Lebih dari 1 dekade kemudian virus tersebut kemudian menyebar luas dari Afrika ke seluruh dunia melalui penularan antar manusia.

 

2.            Tanda dan Gejala AIDS

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pada saat awal terinfeksi virus HIV maka yang dirasakan tubuh hanya gejala menyerupai flu seperti misalnya demam, sakit kepala, sakit pada otot dan persendian, sakit tenggorokan atau muncul sariawan di mulut. Gejala yang timbul tersebut biasanya sangat ringan hingga sering tidak terasa, tetapi pada fase ini jumlah virus telah sangat tinggi didalam darah sehingga rentan menyebarkan infeksi tersebut ke orang lain. Setelah itu infeksi HIV akan melalui fase laten klinis, dimana virus masih berada didalam tubuh dan sel darah putih tetapi tidak menimbulkan gejala atau infeksi apapun. Fase ini bisa berlangsung selama beberapa tahun.

Ketika virus didalam tubuh semakin memperbanyak diri dan mulai menghancurkan sistem kekebalan tubuh maka sel tubuh mulai melawan virus tersebut, akibatnya akan timbul gejala seperti demam, kelelahan, bengkak pada kelenjar getah bening, diare, hilangnya berat badan, muncul infeksi jamur di mulut, herpes zoster serta pneumonia.

Bila infeksi HIV tidak diobati dengan pemberian obat antiretroviral (ARV), maka infeksi HIV akan berkembang menjadi penyakit AIDS dimana sistem kekebalan tubuh sudah sangat rusak, sehingga tubuh mudah terkena infeksi. Perkembangan dari infeksi HIV menjadi penyakit AIDS ini biasanya berlangsung dalam jangka waktu tahunan bisa 7-10 tahun sejak mulai terinfeksi virus HIV.

 

3.            Bagaimana cara penularannya ?

Harus Anda ketahui kalau Aids merupakan penyakit yang belum ada obatnya hingga saat ini. Obat antiretroviral (ARV) yang diberikan hanya bisa mengontrol virus HIV menjadi tidak aktif sehingga orang yang mengalaminya bisa hidup lebih sehat dan lebih lama tanpa ada masalah kesehatan serta tidak beresiko menularkan infeksi tersebut ke orang lain.

Virus HIV sendiri bisa ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, seperti misalnya darah, air susu, sperma dan cairan vagina. Selain itu virus HIV juga bisa ditularkan dari ibu ke anaknya selama proses kehamilan atau sewaktu proses persalinan. Virus HIV sendiri tidak bisa ditularkan melalui aktifitas sehari-hari, seperti misalnya bersentuhan, berjabat tangan atau aktifitas normal lainnya.

Kondisi atau tingkah laku yang beresiko untuk tertular infeksi HIV diantaranya adalah hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman baik melalui vagina atau dubur, penggunaan jarum suntik secara bergantian, menerima prosedur medis serta transfusi darah tanpa melalui prosedur yang tepat dan melakukan tattoo atau tindik di tempat yang tidak steril. 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pada masa awal orang terinfeksi virus HIV maka kemungkinan besar orang tersebut tidak akan mengalami gejala apapun sehingga mereka akan terlihat sama seperti orang sehat lainnya. Akan tetapi hanya karena mereka terlihat sehat bukan berarti mereka tidak bisa menularkan virus tersebut ke orang lain, oleh karena itu penting untuk menghindari melakukan aktivitas yang beresiko tinggi yang bisa menularkan virus HIV seperti diatas.

 

4.            Komplikasi dari AIDS

Ketika infeksi HIV tidak ditangani dengan baik, maka infeksi tersebut bisa menjadi AIDS yaitu kondisi dimana sistem kekebalan tubuh sudah sangat rusak sehingga bisa timbul penyakit infeksi atau kanker oportunistik. Yang dimaksud dengan infeksi atau kanker oportunistik  yaitu penyakit yang biasanya tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang normal. Perubahan ini biasanya membutuhkan waktu antara 7-10 tahun lamanya.

Tanda dan gejala dari infeksi ini adalah berkeringat, menggigil, demam yang berulang, diare kronis, kelenjar getah bening yang bengkak, bintik putih atau lesi yang menetap pada lidah atau mulut, rasa lelah terus menerus yang tanpa sebab, kelemahan tubuh, turunnya berat badan serta timbulnya ruam pada kulit.

Bila merasakan gejala tersebut diatas maka sebaiknya segera memeriksakan ke dokter untuk dilakukan tes lebih lanjut. Bila infeksi HIV diketahui sejak awal, maka dengan pemberian obat antiretroviral (ARV) bisa membantu mencegah perkembangan penyakit tersebut sehingga tidak sampai menjadi AIDS. Obat ARV ini bisa membantu pasien untuk tetap sehat dan hidup lebih lama serta mencegah menularkan virus tersebut ke orang lain.

Menurut WHO, sampai akhir tahun 2020 diperkirakan terdapat sekitar 37,7 juta orang yang terinfeksi HIV. Dimana 2/3 dari jumlah orang tersebut (sekitar 23,5 juta) hidup di wilayah Afrika. Pada tahun 2020 juga ada sebanyak 680.000 orang yang meninggal dunia akibat infeksi HIV dan sebanyak 1,5 juta orang yang baru terinfeksi HIV.

Oleh karena itu penting untuk melakukan pencegahan seperti yang telah disebutkan diatas untuk menghindari tertular ataupun menularkan virus HIV tersebut. Di apotek Medicastore tersedia beragam alat kesehatan seperti kondom atau produk kesehatan lain seperti obat atau suplemen yang bisa digunakan untuk membantu menjaga kesehatan.

Penyakit AIDS sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkannya, tetapi dengan pemberian obat antiretroviral (ARV) virus HIV bisa dikontrol perkembangannya sehingga orang dengan infeksi HIV bisa hidup lebih produktif serta tidak beresiko menularkan ke orang lain.

 

Medicastore sebagai Apotek Penyedia Obat dan Produk Kesehatan

 

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya di atas., Medicastore merupakan apotik online yang menjual berbagai produk kesehatan termasuk diantaranya obat-obatan yang tidak mudah untuk ditemukan di apotek biasa. Dengan mengunjungi website kami, maka proses berbelanja kebutuhan kesehatan untuk Anda dan keluarga bisa mudah dilakukan dari handphone atau komputer Anda.

Berikut ini ada beberapa alasan kenapa harus membeli obat dan produk kesehatan lainnya di apotek Medicastore :

1.            Berbelanja Obat dengan Mudah

Hanya lewat layar handphone atau komputer saja, maka Anda sudah bisa langsung berbelanja berbagai produk kesehatan secara mudah. Cukup kunjungi website medicastore.com maka Anda bisa langsung memilih berbagai produk kesehatan yang Anda butuhkan. Untuk pembayarannya bisa dilakukan melalui berbagai pilihan seperti transfer, menggunakan kartu debit/kredit serta COD.

2.            Sudah Mendapatkan Ijin Resmi

Apotek Medicastore meskipun memasarkan via online, tetapi tetap merupakan apotek resmi yang berijin dan bisa didatangi untuk membeli secara langsung. Saat ini Apotek Medicastore terdapat di 4 lokasi, yaitu di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Bandung dan Surabaya.

Untuk produk-produk yang kami jual juga merupakan produk asli yang berasal dari distributor resmi dan pastinya sudah mendapatkan ijin edar, baik dari badan POM atau Kementrian Kesehatan RI. Jadi Anda tidak perlu merasa khawatir mengenai keaslian produk-produk yang dibeli di Apotek medicastore.

Mengenai proses penyimpanan dan pengiriman obat di apotek Medicastore juga sudah sesuai dengan standar penyimpanan dan pengiriman obat yang ditetapkan oleh badan POM sehingga obat terjamin kualitasnya sampai berada ditangan Anda.

3.            Memiliki Informasi Terpercaya

Medicastore merupakan apotek yang turut serta dalam menyediakan berbagai informasi kesehatan. Mulai dari berbagai macam informasi penyakit, informasi obat sampai dengan artikel kesehatan secara lengkap yang tentunya bisa anda lihat di website medicastore.com.

Anda bisa melihat berbagai informasi yang kami berikan melalui website kami secara menyeluruh untuk mendapatkan informasi lebih detail dan terpercaya. Anda dapat mengakses website kami kapanpun dan dimanapun dengan mudahnya untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan dan obat yang anda butuhkan.

4. Memiliki Visi dan Misi yang Jelas

Apotik kami memiliki visi menjadi media informasi kesehatan online yang terpercaya dan mudah untuk diakses kapan pun dan dimanapun. Selain itu, kami juga ingin menjadi apotek online terpercaya dan lengkap yang bisa menyediakan produk kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Misi dari apotek Medicastore adalah untuk memberikan kemudahan bagi pasien untuk mendapatkan obat yang berkualitas serta memberikan informasi tentang obat dan penyakit yang up to date baik bagi praktisi kesehatan ataupun masyarakat awam.

5.            Menjadi Solusi Menemukan Obat Langka yang Ingin Dibeli

Kami selalu berupaya untuk memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin mencari obat baik dari yang mudah ditemukan sampai yang sulit didapatkan. Bila Anda sulit untuk mendapatkan obat tertentu di apotek konvensional, maka silahkan hubungi apotek Medicastore, bagian Customer Service kami akan mengupayakan untuk mencari obat tersebut.

7.            Memiliki Harga Kompetitif

Semua produk yang kami jual dijamin memiliki harga yang kompetitif. Hal ini bertujuan agar seluruh masyarakat bisa mudah mendapatkan produk kesehatan yang dibutuhkan. Tetapi jangan khawatir mengenai kualitasnya, semua produk kami dijamin ASLI dan diperoleh dari distributor resmi. Semua produk yang kami jual juga sudah pasti telah disetujui peredarannya dengan adanya ijin edar dari pihak yang terkait.

Medicastore merupakan apotek online yang terpercaya dan telah berdiri lebih dari 10 tahun lamanya. Visi / Misi kami adalah untuk menyediakan layanan informasi kesehatan yang terpercaya serta memudahkan masyarakat untuk mendapatkan obat yang berkualitas.