Azithromycin, Obat Antibiotika untuk Infeksi Bakteri
Kesehatan Medicastore
28-12-2022

Azithromycin, Obat Antibiotika untuk Infeksi Bakteri

Azithromycin adalah obat antibiotik golongan makrolida. Obat ini berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan bakteri di beberapa bagian tubuh. Seperti pada saluran pernapasan, mata, kulit, paru-paru, tenggorokan, amandel, dan alat kelamin.

Azithromycin ini mampu menghentikan pertumbuhan bakteri, sehingga sistem kekebalan tubuh mampu untuk membunuh bakteri. Namun, obat ini tidak dapat digunakan mengobati infeksi virus. Merek dagang Azithromycin sendiri sangat bermacam-macam. Anda bisa mendapatkan obat ini  di apotek terlengkap.

Mengenal Fungsi, Manfaat, dan Dosis Azithromycin

Azithromycin, obat antibiotika untuk infeksi bakteri

Azithromycin dapat digunakan untuk mengobati penyakit berbagai infeksi bakteri berikut ini.

  1. Pneumonia

Untuk kondisi ini, pemberian obat dapat dilakukan melalui suntik maupun konsumsi obat secara langsung.

Dosis untuk Orang Dewasa:

  • Kaplet, kapsul, atau suspensi lepas cepat. Obat minum untuk kondisi pneumonia, diawali dengan kaplet 500 mg. Dosis yang diperlukan yaitu 1 kali sehari di hari pertama. Kemudian, dilanjut dengan 250 mg, dengan dosis 1 kali sehari pada hari 2 hingga hari ke 5.
  • Suspensi lepas lambat, konsumsi kaplet 2000 mg untuk dosis tunggal.
  • Infus, 500 mg untuk dosis tunggal selama 2 hari. Dosis tersebut diberikan melalui infus selama 1-3 jam. Kemudian dilanjutkan dengan konsumsi Azithromycin minum sebanyak 500 mg per hari. Dikonsumsi selama 7-10 hari.

Dosis Untuk Anak-anak:

  • Suspensi lepas cepat, konsumsi 10 mg/kg BB di hari pertama, setelah itu dilanjutkan dengan 5 mg/kg BB di hari ke 2 sampai ke 5.
  • Suspensi lepas lambat, dosis maksimal 2000 mg.
  1. Infeksi THT, (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan), Sinusitis

Pengobatan sinusitis dapat dilakukan dengan dosis berikut.

Dosis Dewasa:

  • Tablet suspensi lepas cepat dikonsumsi sebanyak 500 mg dalam sehari selama 3 hari.
  • Untuk suspensi lepas lambat, saran konsumsi sebanyak 2 gram sebagai dosis tunggal.

Dosis Anak-anak:

  • Obat cair suspensi lepas cepat sebanyak 10 mg/kg BB. Dikonsumsi 1 kali sehari selama 3 hari.
  1. Infeksi Kulit, Jaringan Pernapasan, dan Infeksi Jaringan Lunak

Pengobatan infeksi bakteri pada tahap ini dapat menggunakan dosis berikut.

Dosis Dewasa:

  • Suspensi lepas cepat, 500 mg sehari. Konsumsi selama 3 hari. Dosis 500 mg pada hari pertama kemudian 25 mg pada hari ke 2 hingga ke 5.

Dosis Anak-anak:

  • Suspensi lepas cepat, yaitu 10 mg/kg BB. Dikonsumsi 1 kali sehari selama 3 hari. Dosis alternatif pada hari pertama adalah 10 mg/kg BB, lalu 5 mg/kg BB di hari ke 2 hingga ke 5.
  1. Penyakit Infeksi pada Kelamin

Infeksi padakelamin semacam infeksi Chlamydia trachomatis dan chancroid dapat menggunakan dosis sebanyak 1 gram dosis tunggal

Pengobatan gonore tanpa komplikasi untuk orang dewasa yakni 1-2 gram dosis tunggal dikombinasikan dengan ceftriaxone.

  1. Infeksi Radang Panggul

Untuk mengatasi penyakit radang panggul, Azithromycin diberikan kepada orang dewasa dengan dosis berikut.

  • Injeksi intravena, yaitu sebanyak 500 mg dosis tunggal pada hari pertama atau kedua. Kemudian dilanjutkan obat minum dengan dosis 250 mg. Dikonsumsi 1 kali sehari selama 7 hari.
  1. Konjungtivitis Oleh Bakteri

Konjungtivitis (bakteri pada mata) dapat diobati menggunakan obat tetes mata dengan kandungan Azithromycin. Aturan pemberiannya sebagai berikut.

Dosis Dewasa dan anak-anak usia 1 tahun ke atas:

  • Tetes mata 1%, dengan cara meneteskan sebanyak 2 kali sehari. Selisih waktu pemberian tetes mata yaitu selama 8-12 jam. Ditetesi selama 2 hari, lalu dilanjutkan dengan 1 kali tetes selama 5 hari berikutnya.
  • Tetes mata 1.5%, dengan cara meneteskan pada kelopak mata bagian dalam selama 2 kali, yakni pagi dan sore. Pengobatan dilakukan selama 3 hari.
  1. Otitis Media Akut

Otitis media akut merupakan penyakit infeksi telinga di bagian tengah. Otitis media akut pada anak-anak usia 6 tahun ke atas dapat diobati menggunakan Azithromycin dengan dosis berikut.

  • 30 mg/kg BB dosis tunggal.
  • 10 mg/kg BB sehari satu kali. Dikonsumsi selama 3 hari.
  • 10 mg/kg BB dosis tunggal pada hari pertama, lalu dilanjutkan dosis 5 mg/kg BB pada hari ke 2 hingga ke 5. Dikonsumsi satu kali sehari.
  1. Radang Tenggorokan dan Amandel.

Pengobatan radang tenggorokan dan amandel dilakukan dengan cara mengkonsumsi tablet Azithromycin. Dosis untuk anak-anak 2 tahun ke atas yaitu sebanyak 12 mg/kg BB selama 5 hari.

Itulah kegunaan Azithromycin sebagai obat infeksi bakteri. Sekaligus dengan dosis yang dianjurkan. Obat ini harus dikonsumsi berdasarkan anjuran dan resep dokter.  Jadi, Anda tidak boleh sembarangan mengkonsumsinya.

Aturan Penggunaan dan Efek Samping Azithromycin

Obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Sehingga terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.

Jauhkan obat ini dari tempat yang lembab. Jangan simpan di lemari pendingin dan kamar mandi.

Jika Anda akan mengkonsumsi obat ini dalam bentuk kapsul, setidaknya diminum setelah makan. Dengan selang waktu 1 hingga 2 jam. Namun, jika dalam bentuk tablet atau cair, Anda boleh mengkonsumsinya sebelum makan.

Tetap konsumsi obat ini hingga habis meskipun kondisi Anda sudah membaik dan gejala mulai hilang. Konsumsi obat ini berdasarkan anjuran dokter.

Sebab, konsumsi obat yang sembarangan akan berakibat fatal pada kondisi tubuh Anda. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa efek samping dari obat yang dikonsumsi supaya lebih aman.

Berikut kami berikan sedikit ulasan mengenai efek samping Azithromycin.

  • Mual dan muntah.
  • Tidak enak badan.
  • Sakit perut.
  • Diare dan perut kembung.
  • Mulut terasa pahit.
  • Pusing dan sakit kepala.
  • Lesu, lemas, dan tidak berenergi.
  • Menurunnya nafsu makan.
  • Mengalami kesemutan.
  • Gangguan penglihatan dan pendengaran.
  • Ruam kulit.
  • Nyeri sendi.

Itulah efek samping yang umumnya terjadi saat mengkonsumsi Azithromycin. Namun, Anda dapat menghentikan konsumsi obat ini jika terjadi hal berikut.

  • Terjadi tandatanda infeksi, misalnya demam tinggi, tenggorokan perih, jumlah sel darah putih meningkat.
  • Kemunculan bintikbintik merah yang berisi cairan dan menyebar secara cepat.
  • Diare parah disertai darah.
  • Jumlah sel darah merah dalam darah menurun.
  • Keadaan kulit dan mata menguning.
  • Nyeri hebat pada perut dan punggung.
  • Sedikit buang air kecil atau tidak sama sekali.
  • BAK disertai bercak darah.
  • Detak jantung tidak teratur dan sangat kencang.

Supaya lebih aman saat konsumsi obat ini. Sebaiknya perhatikan beberapa poin penting berikut sebelum Anda mengkonsumsinya.

  • Terdapat alergi terhadap obat golongan makrolida. Termasuk obat ini.
  • Menderita penyakit ginjal, penyakit hati, gagal jantung, hipokalemia, bradikardi la, dehidrasi akibat diare atau muntah, kurang magnesium, dan aritmia. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
  • Sedang menjalani diet rendah garam.
  • Sedang berencana untuk menggunakan obat lain. Semacam suplemen dan obat herbal.
  • Sedang hamil, menyusui, dan merencanakan kehamilan.
  • Akan melakukan vaksinasi menggunakan vaksin bakteri hidup.
  • Segera menghubungi dokter jika terjadi alergi atau efek samping yang serius setelah konsumsi obat ini.

Sekarang, Anda sudah mengetahui apa saja kegunaan hingga efek samping konsumsi Azithromycin. Jika Anda memerlukan obat ini, Anda dapat membelinya di Apotek online kami dengan mudah. Medicastore melayani pembelian obat dengan resep secara online. Sehingga lebih menghemat waktu Anda.

Kami adalah apotek online terlengkap dan terpercaya. Segera pesan obat disini dan semoga kondisi Anda lekas membaik!