Neuralgia Trigeminal (Tic Douloureux)
Penyakit
24-09-2020

Neuralgia Trigeminal (Tic Douloureux)

Neuralgia Trigeminal (tic douloureux) merupakan rasa nyeri pada wajah yang hebat akibat gangguan fungsi dari saraf trigeminal, yang membawa sensasi dari wajah ke otak dan yang mengatur otot-otot untuk mengunyah. ditandai dengan adanya nyeri wajah di satu sisi, nyeri tajam dan hilang timbul kadang sampai menggangu aktifitas. Karena lokasi nyeri sering di sekitar mulut dan pipi, kelainan in banyak dikaitkan dengan masalah di gigi maupun di sinus. Padahal sebenarnya nyeri berasal dari saraf yang teriritasi atau tertekan.

Penyebab Neuralgia Trigeminal

Penyebab Neuralgia Trigeminal yang paling sering adalah akibat penekanan oleh pembuluh darah di sekitar saraf trigeminal (sekitar 90 %). Penyebab lainnya adalah tumor dan penyakit multiple sclerosis.

Saraf trigeminal atau saraf ke V adalah saraf yang berhubungan dengan kelainan ini. Secara normal saraf trigeminal ini mensarafi area wajah, gusi, mulut maupun hidung. Sehingga bila saraf ini mengalami iritasi maka area diatas yang terkena efeknya berupa rasa tebal sampai nyeri berat. Gejala khas lainnya biasanya nyeri timbul setelah diprovokasi, misalnya setelah wajah disentuh, saat sikat gigi, mengunyah, terkena angin bahkan saat memakai make up di wajah.

Saraf trigeminal ini mempunyai 3 cabang di wajah :
1. Cabang ophtalmik ( area wajah)
2. Cabang maksilaris ( area rahang atas)
3. Cabang mandibularis (area rahang bawah)

saraf trigeminal

Persarafan dan Cabang Nervus Trigeminal

Sumber gambar: https://teachmeanatomy.info

Tergantung cabang yang terkena maka tempat nyeri juga sesuai dengan area wajah tertentu.

Gejala Neuralgia Trigeminal

Nyeri bisa terjadi secara spontan, tetapi lebih sering timbul akibat dipicu oleh tersentuhnya titik tertentu (titik pemicu) pada wajah, bibir, atau lidah atau karena aktivitas tertentu (misalnya menggosok gigi atau mengunyah).

Serangan nyeri hebat yang singkat dan berulang bisa dirasakan di setiap bagian wajah bagian bawah. Nyeri paling sering dirasakan di pipi dekat hidung atau di daerah rahang. Biasnya nyeri hanya mengenai satu sisi dari wajah. Nyeri bisa berulang sampai 100 kali/hari dan nyerinya dapat melumpuhkan. Gangguan biasanya mereda dengan sendirinya, tetapi serangan seringkali muncul kembali setelah interval bebas nyeri yang lama.

Diagnosis Neuralgia Trigeminal

Untuk menegakkan diagnosis neuralgia trigeminal, IHS (International Headache Society) menetapkan kriteria diagnostik untuk neuralgia trigeminal sebagai berikut: 

1.Serangan nyeri paroksismal yang bertahan selama beberapa detik sampai 2 menit, mengenai satu atau lebih daerah persarafan cabang saraf trigeminal.

2. Nyeri harus memenuhi satu dari dua kriteria berikut:

            I. Intensitas tinggi, tajam, terasa di permukaan, atau seperti ditusuk-
                tusuk.
            II. Berawal dari trigger zone atau karena sentuhan pemicu.
3. Pola serangan sama.
4. Tidak ada defisit neurologis.
5. Tidak ada penyakit terkait lain yang dapat ditemukan.

Neuralgia trigeminal hendaknya memenuhi seluruh kriteria tersebut; minimal kriteria 1, 2, dan 3.

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Neuralgia trigeminal harus dibedakan dari penyebab nyeri wajah yang lainnya, seperti gangguan pada rahang bawah atau gigi, serta neuropati trigeminal (yang biasanya disebabkan oleh adanya penekanan saraf trigeminal oleh tumor, aneurisma, atau sklerosis multipel).

Pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan: Rontgen TMJ (temporomandibular joint) dan MRI otak (untuk menyingkirkan tumor otak dan multiple sclerosis).

Penanganan Neuralgia Trigeminal

Penanganan neuralgia trigeminal biasanya dimulai dengan obat-obatan, dan banyak orang tidak memerlukan pengobatan tambahan. Namun, seiring waktu, beberapa orang dengan kondisi ini tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.

1. Obat-obatan
Untuk mengobati neuralgia trigeminal, dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengurangi atau memblokir sinyal rasa sakit yang dikirim ke otak. Obat yang sering diresepkan adalah Antikonvulsan, Carbamazepine (Tegretol, Carbatrol), Oxcarbazepine (Trileptal), Clonazepam (Klonopin) dan gabapentin (Neurontin, Gralise).

2. Operasi

Dalam operasi neuralgia trigeminal, tujuan pembedahan adalah untuk menghentikan pembuluh darah dari mengompresi saraf trigeminal atau merusak saraf trigeminal agar tidak rusak, pembedahakan dilakukan untuk memisahkan arteri dengan saraf yang tertekan, yaitu dengan meletakkan sponge kecil diantaranya. Jika penyebabnya adalah tumor, maka pembedahan dilakukan untuk mengangkat tumor tersebut.

operasi neuralgia trigeminal

Operasi  pada Trigeminal Neuralgia

Sumber gambar: https://www.pacificneuroscienceinstitute.org

Referensi:

  • http://www.singhealth.com.sg/PatientCare/Overseas-Referral/bh/Conditions/Pages/Trigeminal-Neuralgia-Facial-Pain.aspx
  • Huff S J. Trigeminal Neuralgia. [Online] 2010 [cited 2011 January 31]:[1 screen]. Available from: URL: http://emedicine.org/trigeminal-neuralgia.htm
  • Lancet Neurology 2006; 5: 257-67; Mengenal Neuralgia Trigeminal: Nyeri Hebat Sesisi Wajah.
  • R, Michael. Trigeminal Neuralgia. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.
  • Siccoli MM, Bassetti CL, Sándor PS. Facial pain: clinical differential diagnosis.