Informasi Penyakit

Abses Otak

dr. VIDYA HARTIANSYAH
28 Januari 2026
Abses Otak

Abses Otak

dr. VIDYA HARTIANSYAH
28 Januari 2026

Abses otak adalah penimbunan nanah yang terlokalisir di dalam otak. Biasanya disebabkan oleh infeksi. Ketika ada infeksi di otak, tubuh merespons dengan peradangan untuk melawan infeksi. Sisa kerja sistem imun (sel-sel mati, bakteri atau jamur) akan terkumpul di satu area di otak membentuk nanah, kemudian tumbuh jaringan di sekeliling material sisa tersebut.

Abses dapat bertambah besar dan menekan otak. Hal ini merupakan kegawatdaruratan medis dan dapat mengancam nyawa bila tidak ditangani.


Penyebab Abses otak

Penyebab Abses Otak

Abses otak jarang terjadi dan bisa merupakan akibat dari:

  • Penyebaran infeksi di bagian lain kepala (misalnya gigi, hidung atau telinga)
  • Cedera kepala yang menembus ke otak
  • Infeksi di bagian tubuh yang lain, yang disebarkan melalui darah

Gejala Abses otak

Gejala Abses Otak

Abses otak bisa menyebabkan berbagai gejala, tergantung dari lokasinya, diantaranya:

  • sakit kepala
  • perubahankognisis (kebingungan, sulit berpikir atau memproses informasi)
  • Baal, lemah atau lumpuh di satu bagian tubuh
  • perubahan sensasi
  • gangguan bicara dan berbahasa
  • gangguan penglihatan
  • demam
  • kejang
  • mual muntah
  • kaku leher

Gejala dapat berkembang tiba-tiba atau berkembang dalam beberapa hari hingga minggu.


Kapan Harus ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami sakit kepala yang semakin memburuk dalam beberapa hari atau minggu. Bila Anda juga mengalami mual muntah, kejang, perubahan kepribadian atau kelemahan otot, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

 

 

 

 

 


Diagnosis Abses otak

Diagnosis Abses Otak

Pemeriksaan CT Scan atau MRI bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis.

ct scan abses otak

Biopsi bisa dilakukan untuk menentukan organisme penyebab terjadinya abses.


Penanganan Abses otak

Pengobatan Abses Otak

Abses otak bisa menimbulkan kematian, kecuali jika segera diobati sesuai dengan penyebabnya. Pasien akan diberikan antibiotik atau antijamur untuk mengatasi abses yang akan dikonsumsi selama empat sampai delapan minggu. Dokter mungkin juga akan memberikan obat untuk mengurangi cairan tubuh, antikejang, atau kortikosteroid untuk mengurangi bengkak.

Obat-obatan diberikan bila ukuran abses kurang dari 2 cm, terletak sangat dalam, pasien menderita meningitis atau toksoplasmosis, pasien menggunakan shunt, atau abses ada lebih dari satu.

Pemeriksaan MRI atau CT scan akan diulang setiap 2 minggu untuk memantau respon terhadap terapi.

Jika abses tidak mengecil, maka abses harus dikeluarkan melalui aspirasi jarum atau operasi terbuka untuk mengangkat abses secara keseluruhan. Abses yang berukuran besar biasanya perlu segera dikeluarkan.

pengobatan abses otak

Operasi juga dilakukan bila ukuran abses lebih dari 2 cm, tekanan otak terus meningkat (memburuk), ukuran abses tidak mengecil dengan obat-obatan, abses mengandung gas yang dihasilkan oleh sejenis bakteri tertentu, ada risiko abses pecah.


Komplikasi Abses Otak

Komplikasi abses otak diantaranya:

  • Pembengkakan otak
  • Abses pecah
  • Meningitias
  • Kerusakan otak
  • Abses kambuh
  • Koma

 

 

 


Prognosis Abses Otak

Bila tidak diobati, abses otak dapat mengancam nyawa (sekitar 10 - 30% kasus abses otak bersifat fatal). Pengobatan yang dilakukan lebih cepat memiliki prognosis yang baik.

Sisa gejala dapat terus dialami penderita, misalnya kejang, sulit bergerak atau perubahan kepribadian. Dengan rehabilitasi, keterampilan yang hilang dapat kembali sebagian atau seluruhnya (yang bervariasi bergantung pada masing-masing pasien dan penyakitnya).

 

 

 


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Pencegahan Abses Otak

Tidak semua kasus abses otak dapat dicegah. Akan tetapi risikonya dapat dikurangi dengan:

  • Menghindari terkena infeksi, dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, sebelum merawat luka atau bekas operasi.
  • Minum antibiotik sesuai anjuran dokter
  • Segera memeriksakan diri bila terkena infeksi untuk mendapatkan pengobatan yang tepat

 

 

 


Referensi

Referensi:

  • G, John E. Abscess of the Brain. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.
  • my.clevelandclinic.org. Brain Abscess. 2024.
  • www.health.harvard.edu. Brain abscess. 2025.
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa