Faringitis; Radang Tenggorokan
Penyakit
30-09-2021

Faringitis; Radang Tenggorokan

Infeksi atau iritasi  pada saluran faring juga kadang menyerang jaringan sekitar yaitu tonsil (amandel) yang biasanya disebabkan oleh bakteri/virus, jika amandel juga terinfeksi maka disebut tonsilofaringitis.

Angka kejadian pada anak–anak, rata-rata terdapat 5 kali infeksi saluran pernapasan bagian atas dan pada orang dewasa hampir separuhnya. Biasanya disebabkan oleh bakteri streptococcus dan virus adalah adenovirus atau rhinovirus.

Penyebab Faringitis atau Radang Tenggorokan

Faringitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus beta hemolyticus, streptococcus viridians, dan streptococcus pyogenes adalah penyebab terbanyak (strep throat). Dapat juga disebabkan oleh virus. Sebagian besar orang yang mengalami faringitis akut disebabkan oleh infeksi virus, misalnya virus penyebab flu (adenovirus atau rhinovirus).

penyebab faringitis

Penularan dapat terjadi melalu udara maupun sentuhan, biasanya terjadi jika droplet dibatukkan atau dibersinkan dari penderita ke orang sehat, atau bisa juga terjadi jika droplet ditularkan langsung melalui kuman yang menginfiltrasi lapisan epitel, kemudian terjadi pembendungan radang/inflamasi.

Gejala Faringitis atau Radang Tenggorokan

Gejala utama faringitis adalah sakit tenggorokan, di mana penderita bisa mengalami:

  • rasa sakit atau gatal di tenggorokan, dirasakan karena inflamasi akibat peradangan atau infeksi.
  • sakit bertambah saat menelan atau berbicara
  • sulit untuk menelan
  • tenggorokan terasa kering
  • tonsil (amandel) juga bisa membengkak dan merah
  • suara bisa serak atau seperti bergumam

Setelah bakteri atau virus mencapai sistemik maka gejala-gejala sistemik akan muncul, seperti suhu tubuh meningkat/demam, lesu dan lemah, nyeri pada sendi-sendi otot, tidak nafsu makan dan nyeri pada telinga. Pada gejala lokal dapat dilihat faring merah dan tonsil membengkak, terdapat nyeri tekan pada leher dan jika pembengkakan mencapai laring dapat disertai dengan gangguan suara atau suara serak.

tonsilofaringitis

Faringitis (Radang Tenggorokan) dan Radang Amandel (Tonsilitis)

Diagnosis Faringitis atau Radang Tenggorokan

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Jika diduga merupakan suatu infeksi strep throat, maka bisa dilakukan pemeriksaan terhadap apus tenggorokan.

 

Pengobatan Faringitis atau Radang Tenggorokan

Pengobatan faringitis atau radang tenggorokan bergantung pada penyebabnya.

Faringitis karena virus dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk membantu meredakan gejala, dapat digunakan kumur air garam, obat pereda nyeri dan cukup cairan.

Faringitis karena bakteri memerlukan penggunaan antibiotik. Antibiotik yang tepat harus diberikan, karena faringitis bakteri yang tidak diobati dapat menyebabkan penyakit ginjal dan demam rheumatik, yang dapat menyebabkan kerusakan katup jantung.

Pencegahan Faringitis atau Radang Tenggorokan

Virus dan bakteri yang menyebabkan faringitis bersifat menular. Oleh karena itu, cara pencegahan yang paling baik adalah dengan menjaga kebersihan, misalnya:

  • Cuci tangan dengan baik dan sering, terutama setelah menggunakan toilet, sebelum makan, dan setelah batuk atau bersin.
  • Tidak bersama-sama makan atau minum dari tempat yang sama.
  • Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
  • Hindari kontak dekat dengan penderita.
  • Untuk menhindari iritasi lebih lanjut pada saluran faring dan laring, pada pasien dapat dianjurkan untuk mengurangi makanan yang berminyak dan panas. Pada pasien juga dianjurkan untuk istirahat sebanyak mungkin agar metabolism lebih dikhususkan untuk memperbaiki daya tahan tubuh.
  • Stop merokok.

Referensi:

  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/pharyngitis
  • Mayo Clinic. Sore Throat. 2013.
  • R, Robert J. Pharyngitis (Sore Throat) in Children. Merck Manual Handbook. 2009.