Informasi Penyakit

Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

dr. VIDYA HARTIANSYAH
10 Desember 2024
Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

dr. VIDYA HARTIANSYAH
10 Desember 2024

Penyakit hati alkoholik sering terjadi dan merupakan masalah kesehatan yang bisa dicegah. Secara umum, jumlah alkohol yang dikonsumsi (berapa banyak dan berapa sering), menunjukkan risiko dan derajat kerusakan hati.


Penyebab Penyakit hati karena alkohol

Penyebab Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Penyakit Hati Alkoholik adalah kerusakan hati yang disebabkan oleh minum alkohol dalam jumlah yang sangat banyak.

Kerusakan hati pada wanita lebih jelas terlihat daripada pada laki-laki. Pada wanita yang mengkonsumsi alkohol selama bertahun-tahun, kerusakan hati terjadi bila sehari minum sebanyak 2/3 ons alkohol murni. Sedangkan pada laki-laki, kerusakan hati terjadi bila dalam sehari mengkonsumsi sebanyak 2 ons alkohol murni. Tetapi banyaknya alkohol yang dapat merusak hati, bervariasi pada setiap orang.

Alkohol bisa menyebabkan 3 jenis kerusakan hati, yaitu:

  1. Pengumpulan lemak (fatty liver)
  2. Peradangan (hepatitis alkoholik)
  3. Pembentukan jaringan parut (sirosis)

Alkohol menyediakan kalori tanpa zat gizi yang penting, menurunkan nafsu makan dan menyebabkan buruknya penyerapan zat-zat makanan karena efek racunnya pada usus dan pankreas. Sebagai akibatnya, orang yang secara rutin mengkonsumsi alkohol tanpa makan yang memadai, akan mengalami kekurangan gizi.


Gejala Penyakit hati karena alkohol

Gejala Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Secara umum, gejalanya tergantung dari berapa lama dan berapa jumlah alkohol yang telah diminum. Peminum berat biasanya menunjukkan gejala awal pada usia 30an dan cenderung mengalami masalah yang berat pada umur 40an.

Pada laki-laki, alkohol akan menyebabkan efek yang mirip dengan yang dihasilkan oleh terlalu banyaknya estrogen dan terlalu sedikitnya testosteron, yaitu penciutan buah zakar dan pembesaran payudara.

Orang yang hatinya rusak karena pengumpulan lemak (fatty liver), biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala. Pada sepertiga kasus ini, hati membesar dan kadang-kadang teraba lunak.

Peradangan hati yang disebabkan oleh alkohol (hepatitis alkkoholik), bisa menyebabkan demam, sakit kuning, peningkatan jumlah sel darah putih dan pembesaran hati yang teraba lunak dan terasa nyeri.
Pada kulit akan tampak pembuluh balik yang menyerupai gambaran laba-laba.

Orang yang hatinya rusak karena pembentukan jaringan parut (sirosis), bisa menunjukkan sedikit gejala atau gambaran dari hepatitis alkoholik. Beberapa diantaranya mungkin juga mengalami komplikasi dari sirosis alkoholik, yaitu:

  • hipertensi portal dengan pembesaran limpa
  • asites (pengumpulan cairan dalam rongga perut)
  • gagal ginjal sebagai akibat dari gagal hati (sindroma hepatorenalis)
  • kebingungan (gejala utama dari ensefalopati hepatikum) atau
  • kanker hati (hepatoma).

Jika penderita terus mengkonsumsi alkohol, kerusakan hati akan terus berkembang dan mungkin akan berakibat fatal. Jika penderita berhenti minum alkohol, beberapa kerusakan hati (kecuali jaringan parut) bisa membaik dengan sendirinya, dan penderita memiliki harapan hidup yang lebih lama.


Kapan Harus ke Dokter?

Penyakit Hati karena alkohol (Hepatitis Alkoholik) adalah penyakit yang serius, seringkali mematikan. Konsultasikan dengan dokter apabila Anda:

  • Memiliki gejala seperti hepatitis alkoholik
  • Tidak bisa mengendalikan kebiasaan minum alkohol
  • Ingin mendapatkan bantuan untuk berhenti minum alkohol

Diagnosis Penyakit hati karena alkohol

Diagnosis Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Pada beberapa kasus, untuk menegakkan diagnosis perlu dilakukan biopsi hati. Sebuah jarum berlubang dimasukkan melalui kulit dan sebagian kecil jaringan hati diambil untuk diperiksa dengan mikroskop.

Hasil pemeriksaan fungsi hati bisa normal atau abnormal. Pada peminum alkohol, kadar enzim gamma-glutamil transopeptidase dalam darah bisa meningkat.

Petunjuk lainnya adalah jumlah sel darah merah yang cenderung lebih banyak dari nomal. Faktor pembeku dalam darah bisa berkurang.


Penanganan Penyakit hati karena alkohol

Pengobatan Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Satu-satunya pengobatan untuk penyakit ini adalah berhenti minum alkohol. Tentu akan sangat sulit untuk melakukannya, dan kebanyakan penderita harus ikut dalam suatu program untuk berhenti mengonsumsi alkohol.

Glukokortikoid dapat membantu pada beberapa pasien dengan gejala yang cukup berat, obat ini berfungsi untuk mengurangi proses peradangan yang terjadi.


Komplikasi Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Komplikasi disebabkan karena terbentuknya jaringan parut di hati yang memperlambat aliran darah, sehingga dapat meningkatkan tekanan di pembuluh darah besar (vena porta) dan terjadi penumpukan racun.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi misalnya:

  • Pelebaran pembuluh darah vena (varises). Darah yang tidak dapat mengalir ke vena porta dapat kembali ke pembuluh darah lain di perut dan kerongkongan. Karena dinding pembuluh darah tersebut tipis, pembuluh darah dapat pecah bila terisi darah terlalu banyak. Pecahnya pembuluh darah tersebut menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa.
  • Asites. Merupakan penumpukan cairan di perut yang dapat terinfeksi. Kondisi ini tidak mengancam nyawa tetapi menandakan kondisi telah lanjut atau sudah terjadi sirosis.
  • Kebingungan, mengantuk, gangguan biacara (ensefalopati hepatik). Penumpukan racun karena fungsi hati yang menurun dapat menyebabkan kerusakan otak. Hal ini dapat menyebabkan koma.
  • Gagal ginjal. Liver yang rusak dapat mempengaruhi aliran darah ke ginjal, yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
  • Sirosis. Terdapat jaringan parut di hati yang dapat menyebabkan terjadinya gagal hati.

Prognosis Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Bila penyakit belum terlalu berat, kondisi dapat dipulihkan kembali dengan berhenti mengkonsumsi alkohol. Jaringan parut yang sudah terbentuk tidak dapat dipulikan, tetapi kerusakan lebih lanjut dapat dicegah dan kesehatan sisa jaringan dapat dipertahankan dengan berhenti minum alkohol.

Orang yang berhenti minum alkohol setelah terdiagnosis menunjukkan perbaikan setelah 6 - 12 bulan. Kasus yang lebih ringan seringkali sembuh sepenuhnya. Pada kasus yang lebih berat, perbaikan dapat terus terlihat secara bertahap sampai beberapa tahun berikutnya.

Bila ketika sudah terdiagnosis pasien tetap minum alkohol, angka harapan hidup akan berkurang. Pada laki-laki, angka harapan hidup lima tahun sekitar 70%, sedangkan wanita, angka harapan hidup lima tahunnya sekitar 30%. Penderita dengan hepatitis alkoholik berat yang meninggal dalam enam bulan setelah terdiagnosis mencapai 40%.


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Pencegahan Penyakit Hati karena Alkohol (Hepatitis Alkoholik)

Risiko terkena penyak  tini dapat dikurangi dengan:

  • Membatasi minum alkohol (atau tidak minum sama sekali).
  • Melindungi diri dari infeksi hepatitis C.
  • Berhati-hati ketika mengkonsumsi obat ataupun suplemen dan produk herbal. Pastikan tidak ada efek samping yang membahayakn liver Anda, terutama bila dikonsumsi bersamaan. Tanyakan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Referensi

Referensi:

  • my.clevelandclinic.org. Alcohol-Induced Hepatitis. 2022.
  • www.mayoclinic.org. Alcoholic hepatitis. 2023.
Copyright 2025 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2025 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa