Informasi Penyakit

Kandung Kemih Neurogenik

dr. VIDYA HARTIANSYAH
22 Juni 2026
Kandung Kemih Neurogenik

Kandung Kemih Neurogenik

dr. VIDYA HARTIANSYAH
22 Juni 2026

Kandung Kemih Neurogenik (Neurogenic Bladder) adalah hilangnya fungsi kandung kemih yang normal akibat kerusakan pada sebagian sistem sarafnya.


Penyebab Kandung kemih neurogenik

Penyebab Kandung Kemih Neurogenik

Setiap kondisi yang menyebabkan kerusakan atau mengganggu saraf yang mengendalikan kandung kemih atau saluran keluarnya bisa menyebabkan neurogenic bladder. Beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebabnya antara lain:

  • Penyakit, misalnya stroke, kerusakan medula spinalis, penyakit Parkinson, sklerosis multipel, ALS (Amyotrohpic Lateral Sclerosis), dan neuropati diabetikum.
  • Cedera, misalnya akibat cedera medula spinalis.
  • Cacat bawaan pada otak, medula spinalis, atau saraf

Kandung kemih yang kurang aktif biasanya terjadi akibat gangguan pada saraf lokal yang mempersarafi kandung kemih. Penyebab tersering adalah cacat bawaan pada medula spinalis (misalnya spina bifida atau mielomeningokel).

Kandung kemih yang terlalu aktif biasanya terjadi akibat adanya gangguan pada medula spinalis dan otak, seperti cedera atau gangguan tertentu, misalnya sklerosis multipel pada medula spinalis yang juga menyebabkan kelumpuhan tungkai atau kelumpuhan tungkai dan lengan.


Gejala Kandung kemih neurogenik

Gejala Kandung Kemih Neurogenik

Gejalanya bervariasi berdasarkan apakah kandung kemih menjadi kurang aktif atau terlalu aktif. Gejala yang timbul seringkali berupa inkontinensia uri. Penderita seringkali terus mengeluarkan air kemih dalam jumlah sedikit. Pria yang terkena gangguan ini cenderung mengalami disfungsi ereksi.

Gejala-gejala kandung kemih yang kurang aktif:

  • kandung kemih menjadi terlalu penuh dan bisa mengalami kebocoran
  • penderita tidak bisa merasa dan mengatakan kapan kandung kemih penuh
  • gangguan untuk mulai berkemih atau mengeluarkan semua air kemih
  • tertahannya air kemih di dalam kandung kemih

Gejala-gejala kandung kemih yang terlalu aktif:

  • terlalu sering berkemih dalam jumlah sedikit, seringkali disertai rasa desakan
  • gangguan untuk mengosongkan kandung kemih
  • hilang kemampuan untuk mengendalikan kandung kemih

Orang-orang dengan neurogenic bladder berisiko untuk mengalami infeksi saluran kemih dan terbentuknya batu di saluran kemih. Penderita juga berisiko untuk mengalami hidronefrosis, dimana air kemih yang tertahan di kandung kemih menyebabkan air kemih berbalik naik ke ginjal.


Kapan Harus ke Dokter?

Bila Anda sedang menjalani pengobatan yang mempengaruhi sistem saraf, sampaikan kepada dokter semua kendala yang Anda alami, termasuk gejala baru atau perburukan gejala.

 

 


Diagnosis Kandung kemih neurogenik

Diagnosis Kandung Kemih Neurogenik

Dugaan adanya neurogenic bladder didasarkan pada gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan. Untuk memastikan diagnosis, bisa dilakukan pengukuran jumlah air kemih yang tersisa di dalam kandung kemih setelah penderita buang air kecil, misalnya dengan pemeriksaan ultrasonografi. 

Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan darah untuk memantau fungsi ginjal.
  • Urografi intravena, sistografi, maupun uretrografi untuk melihat ukuran ureter dan kandung kemih, batu saluran kemih, fungsi ginjal, dan fungsi kandung kemih.
  • Sistometografi, untuk mengukur tekanan di dalam kandung kemih.

Penanganan Kandung kemih neurogenik

Pengobatan Kandung Kemih Neurogenik

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi neurogenic bladder, antara lain:

  • Pemasangan kateter untuk mengeluarkan air kemih
  • Memicu untuk berkemih, misalnya dengan menekan perut bagian bawah pada orang-orang dengan kandung kemih yang terlalu aktif.
  • Penderita didorong untuk cukup minum dan membatasi asupan kalsium dalam makanan untuk mencegah terbentuknya batu di saluran kemih.
  • Latihan untuk mengencangkan otot-otot dasar panggul (latihan Kegel)
  • Mencatat waktu dan jumlah air kemih yang dikeluarkan, sehingga bisa diketahui kapan kandung kemih harus dikosongkan.
  • Fungsi ginjal perlu dipantau secara teratur
  • Belajar untuk mengenali gejala-gejala infeksi saluran kemih, misalnya rasa panas saat buang air kecil, demam, nyeri pinggang bawah pada satu sisi, dan meningkatnya frekuensi berkemih. Segera berobat jika timbul gejala.
  • Pembedahan, bisa dilakukan pada kasus tertentu yang jarang. Pembedahan dilakukan untuk :
    • membuat jalan lain untuk mengeluarkan air kemih
    • memasang alat untuk menstimulasi otot kandung kemih

Komplikasi Kandung Kemih Neurogenik

Seseorang yang mengalami kondisi ini berisiko mengalami:

  • Kerusakan ginjal
  • Batu ginjal dan saluran kemih
  • Aliran balik urin dari kandung kemih kembali ke ginjal
  • Infeksi saluran kemih berulang

Kondisi ini juga dapat membuat penderitanya merasa depresi, cemas dan gelisah di tempat ramai karena takut akan mengompol.


Prognosis Kandung Kemih Neurogenik

Terkadang gejala membaik, tetapi terkadang juga dapat memburuk. Meskipun begitu, gejala dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup, obat-obatan dan kateterisasi. Sebagian besar pasien tidak memerlukan operasi untuk mengatasi kondisi ini.


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Referensi

Referensi:

  • J, Luc. Neurogenic Bladder. Medline Plus. 2012.
  • my.clevelandclinic.org. Neurogenic Bladder. 2025.
  • S, Patrick J. Neurogenic Bladder. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa