Informasi Penyakit

Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis)

dr. VIDYA HARTIANSYAH
24 Desember 2025
Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis)

Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis)

dr. VIDYA HARTIANSYAH
24 Desember 2025

Sklerosis multipel (MS) adalah suatu penyakit yang menyebabkan selubung pelindung saraf mengalami kerusakan. Hal ini menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dengan seluruh tubuh. Pada akhirnya, akan terjadi kerusakan serabut saraf permanen.


Penyebab Sklerosis multipel

Penyebab Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis, MS)

Penyebab sklerosis multipel masih belum diketahui, tetapi diduga adanya virus atau antigen asing memicu timbulnya reaksi autoimun. Tubuh akan menghasilkan antibodi untuk melawan mielinnya sendiri, antibodi ini menyebabkan peradangan dan kerusakan pada selubung saraf.

Tidak diketahui dengan pasti mengapa sebagian orang menderita penyakit ini sedangkan yang lainnya tidak, diperkirakan kombinasi beberapa faktor ikut meningkatkan risiko MS, seperti:

  • Usia. MS paling sering dialami orang berusia20 - 40 tahun.
  • Jenis kelamin. Wanita 2 - 3 kali lebih berisiko mengalami kekambuhan.
  • Riwayat keluarga. Bila ada anggota keluarga inti yang terkena MS, risiko akan meningkat.
  • Infeksi tertentu. Sejumlah virus dikaitkan dengan MS, termasuk Epstein-Barr.
  • Ras. Risiko MS paling tinggi adalah ras kulit putih. Orang Asia, Afrika atau asli Amerika memiliki risiko terendah.
  • Iklim. MS lebih sering dialami oleh orang yang berada di iklim sedang.
  • Vitamin D. Kadar vitamin D yang rendah dan paparan matahari yang kurang dikaitkan dengan risiko MS yang lebih besar.
  • Obesitas. Orang dengan obesitas atau pernah obesitas di masa kanak-kanak lebih berisiko mengalami MS.
  • Penyakit autoimun tertentu. Penderita penyakit tiroid, anemia pernisiosa, psoriasis, diabetes tipe 1, penyakit radang usus, lebih berisiko terkena MS.
  • Merokok. Orang yang merokok lebih berisiko mengalami kekambuhan MS.

Gejala Sklerosis multipel

Gejala Sklerosis Multipel

Gejala awal yang sering terjadi adalah kesemutan, mati rasa atau perasaan aneh pada lengan, tungkai, batang tubuh atau wajah. Ketangkasan dan kekuatan tungkai atau tangan bisa hilang.

Beberapa penderita hanya memiliki gejala pada mata berupa penglihatan ganda, kebutaan parsial dan nyeri pada satu mata, penglihatan kabur atau suram atau hilangnya penglihatan pusat.

Selain itu, bisa juga terjadi perubahan emosi dan intelektual ringan pada awalnya. Petunjuk yang samar dari adanya demielinasi pada otak ini kadang dimulai jauh sebelum penyakitnya diketahui.


Kapan Harus ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala yang mungkin mengarah ke sklerosis multipel, atau ada gejala yang mengkhawatirkan Anda.


Diagnosis Sklerosis multipel

Diagnosis Sklerosis Multipel

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan antara lain :

  • Pemeriksaan laboratorium, untuk membedakan sklerosis multipel dengan penyakit lainnya yang mirip.
  • MRI, bisa menunjukkan daerah otak yang mengalami gangguan.
  • Pemeriksaan stimulasi saraf. Pada penderita sklerosis multipel, responnya lebih lambat karena terdapat gangguan dalam penghantaran sinyal di sepanjang saraf yang selubungnya telah hilang.

Penanganan Sklerosis multipel

Pengobatan Sklerosis Multipel

Tidak ada pengobatan untuk menyembuhkan MS. Penanganan biasanya fokus pada mempercepat kesembuhan setelah serangan, mengurangi kekambuhan, memperlambat perburukan penyakit dan menangani gejala. Sebagian penderita hanya mengalami gejala ringan sehingga tidak diperlukan penanganan.

Saat serangan MS, penderita diberikan obat seperti:

  • Kortikosteroid. Obat golongan in idigunakan untuk mengurangi peradangan saraf.
  • Plasma tukar. Sel-sel darah yang dipisahkan dari plasma dicampurkan dengan albumin kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh. Terapi ini digunakan bila gejala baru muncul, berat, atau tidak merespons steroid.

Komplikasi Sklerosis Multipel

Komplikasi sklerosis multipel diantaranya:

  • Perubahan mood, misalnya depresi, kecemasan, atau perubahan mood
  • Otot kaku atau kejang
  • Kelemahan yang parah, atau kelumpuhan, biasanya di lengan atau tungkai bawah
  • Masalah buang air kecil, buang air besar, atau fungsi seksual
  • Gangguan berpikir dan daya ingat
  • Kejang (sangat jarang)

Prognosis Sklerosis Multipel

Sklerosis multipel adalah kondisi yang dialami seumur hidup tanpa obat. Kondisi ini memiliki perjalanan penyakit yang bervariasi dan tidak bisa diperkirakan. Pada banyak penderita, penyakit ini dimulai dengan gejala tertentu, yang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian tidak menunjukkan gejala lebih lanjut. Pada penderita lainnya, gejala semakin memburuk dan semakin meluas dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Dengan pengobatan pun, seiring waktu, MS tetap dapat menyebabkan penderitanya mengalami disabilitas dan sulit melakukan aktivitas sehari-hari tanpa bantuan.


Informasi Produk Terkait Sklerosis Multipel (Multiple Sclerosis)


Dokter Spesialis

Untuk informasi atau penanganan penyakit ini, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.


Pencegahan Sklerosis Multipel

Tidak diketahui cara untuk mencegah MS. Untuk mencegah kekambuhan dapat digunakan "disease-modifying therapy".


Referensi

Referensi:

  • A, Brian R. Multiple Sclerosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2014.
  • my.clevelandclinic.org. Multiple Sclerosis (MS). 2024.
  • www.mayoclinic.org. Multiple sclerosis. 2024.
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa
Copyright 2026 by Medicastore
PT. Clinisindo Putra Perkasa