Asites
Penyakit
28-05-2021

Asites

Asites adalah pengumpulan cairan di dalam rongga perut.

Penyebab Asites

Asites cenderung terjadi pada penyakit menahun (kronik). Paling sering terjadi pada sirosis, terutama yang diisebabkan oleh alkoholisme. Asites juga bisa terjadi pada penyakit selain hati, seperti kanker, gagal jantung, gagal ginjal dan tuberkulosis. Pada penderita penyakit hati, cairan merembes dari permukaan hati dan usus. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:

  • hipertensi portal
  • menurunnya kemampuan pembuluh darah untuk menahan cairan
  • tertahannya cairan oleh ginjal
  • perubahan dalam berbagai hormon dan bahan kimia yang mengatur cairan tubuh.

Penyebab asites:

  1. Kelainan di hati
    - Sirosis, terutama yang disebabkan oleh alkoholisme
    - Hepatitis alkoholik tanpa sirosis
    - Hepatitis menahun
    - Penyumbatan vena hepatik
  2. Kelainan di luar hati
    - Gagal jantung
    - Gagal ginjal, terutama sindroma nefrotik
    - Perikarditis konstriktiva
    - Karsinomatosis, dimana kanker menyebar ke rongga perut
    - Berkurangnya aktivitas tiroid
    - Peradangan pankreas.

Gejala Asites

Jika jumlah cairan yang terkumpul tidak terlalu banyak, asites biasanya tidak menunjukkan gejala.

Jumlah cairan yang sangat banyak bisa menyebabkan pembengkakan perut dan rasa tidak nyaman, juga sesak napas. Jumlah cairan yang sangat banyak, menyebabkan perut tegang dan pusar menjadi datar, bahkan terdorong keluar.

Pada beberapa penderita, pergelangan kaki juga membengkak (edema).

Diagnosis Asites

Pada pemeriksaan perkusi perut, akan terdengar suara tumpul (teredam).

USG asites

Diagnosis Asites dengan USG

USG digunakan untuk mengetahui adanya asites dan menemukan penyebabnya.

Parasentesis diagnostik dilakukan untuk memperoleh contoh cairan yang selanjutnya akan diperiksa di laboratorium.

Penanganan Asites

Penanganan dasar dari asites adalah tirah baring dan diet rendah garam, yang biasanya dikombinasikan dengan obat diuretik supaya cairan yang dibuang melalui ginjal lebih banyak jumlahnya.

terapi asites

Penanganan Asites

Jika terjadi sesak napas atau susah makan, dilakukan parasentesis terapeutik, yaitu dimasukkan jarum untuk membuang cairan asites yang terkumpul. Tetapi cairan asites cenderung akan terkumpul kembali, jika tidak diberikan obat diuretik.

Sejumlah besar albumin sering ikut terbuang ke dalam cairan perut, sehingga mungkin diperlukan pemberian albumin intravena (melalui pembuluh darah).

(Produk albumin intravena dapat Anda lihat di halaman produk albumin).

Kadang terjadi infeksi dalam cairan asites, terutama pada sirosis alkoholik. Infeksi ini disebut peritonitis bakterialis spontan, dan perlu diobati dengan pemberian antibiotik, yang biasanya dalam bentuk kombinasi.